Target Swasembada Pangan 2029, Distribusi Pupuk Subsidi Diminta Tepat Sasaran
- 26 Apr 2026 08:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Saadah menegaskan, pemerintah harus memastikan distribusi pupuk bersubsidi yang tepat sasaran
- Sejauh ini pembenahan distribusi pupuk bersubsidi oleh pemerintah menunjukkan progres baik
- Langkah ini penting untuk memastikan produksi panen petani bisa terserap pasar dengan harga baik
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Saadah menegaskan, pemerintah harus memastikan distribusi pupuk bersubsidi yang tepat sasaran. Sekaligus, pupuk juga harus tepat volume dan terjangkau bagi petani.
Pernyataan tegas politikus PKB ini, merespons target swasembada pangan nasional pada tahun 2029 dapat tercapai. Sejumlah langkah strategis penting dilakukan pemerintah, agar target swasembada pangan tidak sebatas menjadi jargon belaka.
“Sejauh ini pembenahan distribusi pupuk bersubsidi oleh pemerintah menunjukkan progres baik. Di mana akses petani ke pupuk subsidi relatif lebih mudah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” kata Rina dalam keterangan persnya, di Jakarta, Minggu, 26 April 2026.
Selain persoalan pupuk, Rina mengungkapkan, pemerintah juga harus mempercepat perbaikan sistem irigasi dan pembangunan jalan produksi. Semua itu, bertujuan memangkas biaya logistik pertanian.
"Langkah ini penting untuk memastikan produksi panen petani bisa terserap pasar dengan harga baik. Menjaga harga jual hasil panen di tingkat petani agar tetap menguntungkan, sehingga petani memiliki gairah untuk terus berproduksi,” ucap Rina.
Kemudian, Rina menuturkan, kunci keberhasilan swasembada pangan terletak pada kesejahteraan petani. Jika petani mendapatkan keuntungan yang layak, maka produktivitas nasional akan meningkat secara alami.
"Hal ini memerlukan sinergi lintas sektoral antara pemerintah pusat, daerah, BUMN, hingga pelaku sektor swasta. Dengan komitmen kuat, kebijakan yang tepat, dan kerja kolektif, kami optimistis target 2029 dapat tercapai,” ujar Rina.
Diketahui, data produksi beras menunjukkan kinerja sektor pangan sepanjang 2025 cukup impresif. Yakni, dengan stok beras Bulog sempat menyentuh angka 4,2 juta ton pada Juni 2025.
Memasuki awal 2026, stok beras nasional bahkan tercatat mencapai 12,53 juta ton. Angka tersebut, melonjak 49,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....