KAI Commuter Catat Tren Positif Kuartal Pertama
- 20 Apr 2026 16:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KAI Commuter mencatat tren positif layanan Commuter Line pada kuartal pertama (TW-1) 2026.
- KAI Commuter menegaskan komitmen menghadirkan transportasi ramah lingkungan bagi masyarakat wilayah Jabodetabek melalui berbagai inovasi berkelanjutan.
RRI.CO.ID, Jakarta - KAI Commuter mencatat tren positif layanan Commuter Line pada kuartal pertama (TW-1) 2026. Perusahaan meningkatkan volume penumpang serta pengembangan infrastruktur guna mendukung mobilitas masyarakat perkotaan yang efisien.
| Baca juga: KAI Catat Pengguna KRL Turun Dampak WFH ASN |
KAI Commuter menegaskan komitmen menghadirkan transportasi ramah lingkungan bagi masyarakat wilayah Jabodetabek melalui berbagai inovasi berkelanjutan. KAI Commuter melayani 87.979.371 pengguna sepanjang kuartal pertama 2026 dengan peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Jumlah tersebut naik sekitar tujuh persen. Sementara, pengguna pada periode sama tahun sebelumnya berjumlah 82.114.334 orang.
“Setiap hari kerja, hampir 1,1 juta masyarakat di wilayah Jabodetabek mengandalkan Commuter Line sebagai transportasi untuk aktivitas hariannya,” kata Vice President Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda, Senin, 20 April 2026.
"Mulai dari pedagang di pasar-pasar hingga pegawai kantor, dari berbagai usia, menjadikan moda transportasi ini sebagai andalan untuk mobilitasnya," ujar Karina Amanda di kantor KAI Commuter, Juanda.
KAI Commuter juga mencatat peningkatan signifikan pengguna di Stasiun Pondok Rajeg setelah reaktivasi dilakukan akhir 2024 lalu. Pengguna naik mencapai 131.996 orang atau meningkat 46 persen dibandingkan 90.405 orang pada periode sebelumnya.

Perusahaan juga mengoperasikan Stasiun Jatake di lintas Tanah Abang-Rangkasbitung sejak Januari 2026 untuk layanan penumpang harian. Jumlah pengguna meningkat dari 938 orang per hari menjadi 1.183 orang per hari pada Maret 2026.
"Peningkatan volume penumpang di titik ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mengandalkan transportasi publik yang terintegrasi untuk menghindari kemacetan di jalan raya,” ujar Karina Amanda.
KAI Commuter bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan pengembangan infrastruktur di Stasiun Bogor untuk mengurangi kepadatan pengguna. Perpanjangan jalur enam, tujuh, dan delapan dilakukan guna mendukung operasional kereta rangkaian 12 kereta.
Stasiun Bogor melayani sekitar 98 hingga 100 ribu pengguna setiap hari sehingga membutuhkan peningkatan kapasitas pelayanan. Pengembangan ini menjadi strategi penting dalam mengantisipasi lonjakan penumpang pada jam sibuk harian.
KAI Commuter juga meningkatkan aspek inklusivitas melalui penyediaan fasilitas layanan disabilitas di Stasiun Cikini. Fasilitas platform lift disediakan untuk lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas sebagai bagian layanan ramah pengguna.
Perusahaan turut mengembangkan ekosistem bisnis melalui C-Merch sebagai layanan ritel penunjang kebutuhan pengguna Commuter Line. Selain itu, C-Advertising menjadi sarana periklanan yang memperkuat sinergi antara perusahaan dan mitra strategis.
“Kami tidak hanya mengupayakan untuk peningkatan di sisi volume pengguna, namun juga layanan Commuter Line yang bisa menjadi suatu ekosistem perkeretaapian yang memberikan manfaat bagi perekonomian dan masyarakat. Dengan fondasi yang kuat di kuartal pertama ini, KAI Commuter optimis dapat terus meningkatkan standar layanan transportasi publik nasional hingga akhir tahun,” ujar Public Relations Manager KAI Commuter Indonesia Leza Arlan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....