Komisi VI DPR Harapkan Transformasi Digital BUMN Berdampak untuk Ekonomi Daerah

  • 14 Apr 2026 09:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Anggota Komisi VI DPR RI, Nevi Zuairina mengharapkan, transformasi digital BUMN harus memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah
  • Politikus PKS ini mengingatkan, tantangan utama saat ini bukan hanya menjaga kinerja keuangan
  • Transformasi digital tidak boleh berhenti pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Nevi Zuairina mengharapkan, transformasi digital BUMN harus memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah. Jadi, tidak sebatas mencatatkan kinerja korporasi yang kuat di tingkat nasional.

Politikus PKS ini mengingatkan, tantangan utama saat ini bukan hanya menjaga kinerja keuangan. Melainkan memastikan transformasi menuju digital telco benar-benar memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Transformasi digital tidak boleh berhenti pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan. Lebih penting, digitalisasi ini mampu meningkatkan produktivitas UMKM, memperluas akses pasar, dan menciptakan nilai tambah ekonomi di daerah,” kata Nevi dalam keteragan persnya, di Jakarta, Selasa, 14 April 2026.

Nevi pun menyoroti, kinerja PT Telkom di tengah tekanan industri telekomunikasi. Berdasarkan kajian Komisi VI DPR, penetrasi internet nasional telah mencapai lebih dari 80 persen.

Namun kondisi tersebut, kata Nevi, masih terdapat kesenjangan kualitas layanan antara wilayah Jawa dan luar Jawa, termasuk Sumatera. Kondisi ini, menunjukkan bahwa tantangan digital bukan hanya soal akses, tetapi juga kualitas dan pemanfaatannya.

"Pentingnya peran BP BUMN dalam memastikan arah kebijakan investasi BUMN digital, termasuk Telkom. Tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga memiliki indikator dampak ekonomi daerah yang terukur," ucap Nevi.

Kemudian, Nevi juga memberikan catatan kepada PT Danantara Asset Management. Nevi menekankan, pentingnya pengelolaan investasi disiplin dan terarah, terutama dalam mendukung pengembangan infrastruktur strategis luar Pulau Jawa.

“Investasi digital harus diarahkan untuk menciptakan multiplier effect, seperti penguatan sektor pertanian, logistik, dan UMKM di daerah. Lampung memiliki potensi besar yang harus didorong melalui integrasi teknologi,” ujar Nevi.

Diketahui, belum lama ini, Komisi VI DPR melakukan rapat dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, BP BUMN dan Danantara Asset Management. Rapat tersebut, dalam rangka pengawasan terhadap peran memperkuat ekosistem digital di daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....