Pertumbuhan Ekonomi Hanya 5,11 Persen, Meleset dari Target
- 05 Feb 2026 16:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2025 sebesar 5,39 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi secara kumulatif sepanjang tahun 2025 sebesar 5,11 persen.
"Pertumbuhan ekonomi triwulan IV sebesar 5,39 persen, merupakan pertumbuhan tahunan triwulan tertinggi, pasca pandemi," kata Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, Kamis, 5 Februari 2026. Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi tahun 2025 sebesar 5,11 persen di bawah target pemerintah sebesar 5,2 persen.
Baca Juga:
Siang Ini, Rupiah Anjlok ke Rp16.828 pers Dolar AS
IHSG Dibuka Menguat, Pasar Cermati Data Pertumbuhan Ekonomi
"Dari sisi pengeluaran, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi tahun 2025 adalah konsumsi rumah tangga dan investasi. Hal ini terutama didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat serta penambahan barang modal berupa mesin dan perlengkapan," ujar Amalia.
Konsumsi rumah tangga tumbuh 4,98 persen sepanjang tahun 2025, dan memberikan kontribusi 53,88 pada pertumbuhan ekonomi. Sedangkan Investasi tumbuh 5,09 persen, dengan kontribusi 28,77 persen pada pertumbuhan ekonomi.
"Konsumsi rumah tangga tumbuh seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, sehingga menyebabkan kenaikan pengeluaran. Utamanya dari kelompok restoran dan hotel karena ada libur akhir tahun, dari transportasi dan komunikasi," ucap Amalia.
Sementara itu, dari sisi produksi, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi tahun 2025 adalah industri pengolahan, perdagangan, pertanian dan Infokom.
"Penopang utamanya adalah membaiknya industri penghasil komoditas ekspor seperti CPO dan logam dasar. Serta meningkatnya produksi tanaman pangan, peternakan dan perikanan," ucap Amalia.
Berdasarkan data BPS, sepanjang tahun 2025, kecuali sektor pertambangan, seluruh lapangan usaha tumbuh positif. Yaitu industri pengolahan, perdagangan, pertanian dan konstruksi dengan kontribusi 63,92 persen pada pertumbuhan ekonomi.
Lapangan usaha jasa perusahan tumbuh paling tinggi sebesar 9,01 persen dan transportasi pergudangan yang tumbuh 8,78 persen. Pertumbuhannya ditopang oleh peningkatan aktivitas rekreasi dan aktivitas agen perjalanan
"Penyelenggaraan even nasional serta internasional juga mendorong pertumbuhan sektor jasa. Termasuk meningkatnya jumlah penumpang untuk semua moda transportasi," kata Analis.
Sepanjang tahun 2025, perekonomian di Pulau Jawa dan Sulawesi tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Pertumbuhannya masing-masing 5,30 persen dan 6,23 persen,
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....