Volume Penumpang Stasiun Sumberpucung Malang Naik 18,15 Persen

  • 21 Jun 2026 01:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Volume penumpang di Stasiun Sumberpucung Kabupaten Malang mengalami kenaikan sebesar 18,15 persen.
  • KAI menyediakan layanan kereta api jarak jauh dan lokal untuk mempermudah mobilitas masyarakat.
  • Bendungan Sutami Karangkates berperan penting dalam menggerakkan perekonomian dan wisata warga sekitar.

RRI.CO.ID, Malang - Volume pelanggan Stasiun Sumberpucung di Kabupaten Malang, Jawa Timur meningkat sebesar 18,15 persen menjadi 1.777 orang. Angka kunjungan tersebut tercatat mengalami kenaikan dari total volume periode sebelumnya sebanyak 1.504 orang.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 984 pelanggan naik melalui stasiun tersebut sejak Maret hingga Mei. Sementara itu, terdapat sebanyak 793 penumpang turun di stasiun tersebut pada periode yang sama.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba memberikan pernyataan resmi mengenai fungsi penting stasiun kecil. Jumlah penumpang naik tersebut tumbuh 15,49 persen dibandingkan dengan periode Oktober hingga Desember 2025.

“Stasiun Sumberpucung menjadi pintu yang dekat dengan kehidupan warga. Dari stasiun ini, akses menuju kawasan Karangkates, tempat kerja, sekolah, pasar, dan aktivitas ekonomi masyarakat menjadi lebih terbuka,” ujar Anne.

Anne menjelaskan peningkatan okupansi ini mencerminkan tingginya tingkat kebutuhan perjalanan masyarakat di Kabupaten Malang. Adapun penumpang turun juga mengalami pertumbuhan sebesar 21,63 persen dari data triwulan sebelumnya sebanyak 652 orang.

“Angka pertumbuhan pelanggan ini penting dibaca sebagai suara masyarakat. Ketika akses tersedia, warga memanfaatkannya. Karena itu, peningkatan perhatian terhadap stasiun-stasiun seperti Sumberpucung akan memberi dampak langsung bagi kehidupan daerah,” kata Anne.

Ia mengemukakan bahwa potensi pergerakan penumpang di wilayah tersebut turut ditopang oleh kekuatan demografi. Berdasarkan data statistik, Kecamatan Sumberpucung memiliki populasi sebanyak 58.955 jiwa dengan 41.201 penduduk usia produktif.

“Satu perjalanan yang lebih mudah dapat berarti peluang kerja yang lebih luas. Satu akses transportasi yang lebih terjangkau dapat berarti biaya keluarga yang lebih hemat. Satu jadwal perjalanan yang lebih pasti dapat berarti waktu pulang yang lebih tenang bagi orang tua yang ditunggu anaknya di rumah,” ujar Anne.

Ia menambahkan bahwa kehadiran layanan kereta api dapat memperluas manfaat ekonomi di sekitar Bendungan Sutami. Bendungan tersebut berfungsi untuk pengelolaan air Sungai Brantas, irigasi pertanian, hingga pembangkit listrik tenaga air.

“KAI melihat konektivitas sebagai jalan untuk mempertemukan potensi alam, tenaga kerja, wisata, dan ekonomi warga. Di Sumberpucung, kereta api membantu masyarakat menjangkau kesempatan dengan cara yang lebih aman dan terjangkau,” ujar Anne.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menegaskan komitmen perusahaan dalam meningkatkan pelayanan publik. Stasiun tersebut melayani Kereta Api (KA) Malabar relasi Malang menuju Bandung serta KA Matarmaja menuju Pasar Senen.

“Setiap stasiun menyimpan cerita tentang masyarakat yang ingin hidup lebih baik. Di Sumberpucung, kereta api mendekatkan warga dengan pekerjaan, pendidikan, wisata, dan harapan. Ketika konektivitas daerah diperkuat, yang ikut tumbuh adalah kesempatan, kebanggaan, dan masa depan masyarakat,” kata Wisnu.

KAI menyampaikan rilis data statistik perkembangan jumlah penumpang tersebut pada hari Sabtu, 20 Juni 2026. Selain kereta jarak jauh, stasiun ini juga terhubung dengan Commuter Line Dhoho dan Penataran.

Infrastruktur pendukung di sekitar stasiun meliputi Terowongan Karangkates I serta Terowongan Karangkates II yang bersejarah. Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Karangkates diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....