Menkes Apresiasi GoTo Tanggung 100 Persen BPJS dan BHR Mitra
- 28 Jan 2026 19:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah mengapresiasi langkah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dalam meningkatkan kesejahteraan jutaan mitra pengemudi Gojek. Apresiasi tersebut disampaikan secara langsung pada acara peluncuran inisiatif Bakti GoTo di Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.
Inisiatif ini mencakup perlindungan sosial gratis serta pemberian Bonus Hari Raya (BHR) bagi mitra yang memenuhi kriteria. Perusahaan juga menyediakan bursa kerja dan beasiswa untuk keluarga mitra serta bantuan modal usaha mandiri berkelanjutan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi tampak hadir langsung dalam acara peluncuran tersebut. Turut hadir pula Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Temmy Satya Permana.
“Teman-teman, sehat itu jauh lebih murah jauh, lebih produktif daripada sakit. Jadi saya senang bisa dapat BPJS kesehatan, tapi saya lebih senang lagi kalau BPJS kesehatannya tidak dipakai ke rumah sakit. BPJS kesehatannya dipakai untuk tetap sehat,” kata Budi Gunadi Sadikin.
“Jadi bapak ibu harus cek kesehatan gratis. Kenapa pentingnya BPJS? kalau Bapak kena darah tinggi atau kena gula itu harus minum obat setiap hari."
"Itu obatnya kalau BPJS gratis. Minum obat setiap hari, jadi insaallah gak bakal sakit kena stroke sama jantung, gak akan meninggal atau wafat sebelum usia 74. Kenapa usia 74? Karena, itu adalah rata-rata usia Indonesia,” ucapnya.
GoTo akan membiayai 100 persen iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bagi ratusan ribu mitra pengemudi terbaik. Manfaat program perlindungan sosial ini dapat mulai diterima para mitra juara tersebut pada 1 Februari 2026.
“Karena itu, kesejahteraan mitra menjadi prioritas utama kami. Sehingga, melalui empat dukungan ini, kami ingin memastikan mitra terlindungi hari ini, sekaligus memiliki peluang yang lebih baik untuk masa depan,” kata Direktur Utama GoTo Hans Patuwo.
“Kenapa saya sampaikan begitu? Sebelum ada GoTo, bisnis-bisnis temen-temen UMKM yang ada di pelosok-pelosok itu hanya bisa dijangkau oleh konsumen sekitar. Begitu ada platform GoFood, semua yang ada di pelosok-pelosok itu bisa dijangkau oleh konsumen yang lebih besar,” ujar Temmy Satya Permana.
Deputi Bidang UMKM Temmy Satya Permana mengapresiasi keberadaan GoTo. Ia melihat GoTo terlibat dalam mengembangkan usaha UMKM, secara langsung maupun tidak langsung
“Saya terima kasih kepada GoTo yang sudah menyelenggarakan program untuk pendampingan agar teman-teman bisa punya usaha selain daripada menjadi ojol. Nanti bapak dan ibu bisa punya usaha, dan saat bapak ibu punya usaha, kami akan masuk mendampingi bapak ibu di sana,” ucap Temmy.
GoTo juga meningkatkan kuota beasiswa hingga lima kali lipat menjadi 150 penerima bagi mitra maupun anak mitra berprestasi. Akses pendidikan tinggi ini diharapkan mampu mendorong mobilitas ekonomi lintas generasi di dalam ekosistem platform digital Indonesia.
Wakil Direktur Utama GoTo Catherine Hindra Sutjahyo mengajak seluruh mitra untuk aktif memberikan masukan terhadap program baru. Program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi kehidupan para mitra dan keluarga mereka.
“Mitra-mitra bapak ibu selalu paling vokal ya ngasih feedback, ngasih input program baru kita. Mohon diteruskan. Ini program kita masih baru, kayak Bursa Kerja, kayak Usaha Mitra Swadaya, tolong dikasih masukan supaya bisa lebih baik kedepannya,” kata Catherine.
Program Bursa Kerja Mitra membuka akses peluang kerja profesional lintas sektor bagi mitra dan anggota keluarga mereka. Pihak perusahaan akan memfasilitasi pembuatan daftar riwayat hidup serta persiapan wawancara dengan perusahaan pemberi kerja rekanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....