Business Matching PABETA Perkuat Kebijakan UMKM Naik Kelas
- 10 Des 2025 21:52 WIB
- Palu
KBRN,Palu : Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang mencapai 9,89 persen pada 2024 dinilai belum sepenuhnya dirasakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong penguatan peran UMKM melalui skema Business Matching yang digagas oleh inkubator bisnis PABETA 2025 di kota Palu, Sabtu (06/12/2025).
Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina, menegaskan pentingnya menghubungkan UMKM dengan pasar yang lebih luas agar tidak tertinggal dalam rantai nilai industri.
“Pertumbuhan ekonomi kita cukup tinggi, tetapi UMKM harus terhubung langsung dengan pasar modern agar manfaatnya bisa dirasakan secara merata,” ujarnya.
Menurut Novalina, dominasi sektor industri pengolahan sebagai penyumbang utama Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) harus diimbangi dengan keterlibatan UMKM lokal. Ia menilai UMKM tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus masuk sebagai bagian dari rantai pasok industri yang berkembang di daerah.
Kegiatan Business Matching PABETA dipandang sebagai titik temu strategis antara pemerintah, pelaku usaha, dan mitra industri. Melalui forum ini, UMKM diarahkan memahami standar pasar modern, mulai dari kualitas produk, legalitas, hingga kesiapan distribusi nasional.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menilai pendekatan inkubasi dan kemitraan seperti yang dilakukan PABETA efektif mengurangi ketimpangan struktur ekonomi daerah.
“UMKM harus naik kelas, bukan hanya bertahan. Kolaborasi dengan perbankan, retail, dan industri besar adalah kunci,” tegas Novalina.
Melalui pendampingan lanjutan pasca-kegiatan, pemerintah berkomitmen memastikan setiap rekomendasi dan potensi kerja sama dapat ditindaklanjuti. Pemerintah berharap Business Matching dari PABETA menjadi kebijakan berkelanjutan dalam mendorong UMKM Sulawesi Tengah yang tangguh dan berdaya saing.
Kegiatan di tutup dengan pemberian penghargaan dan tablet ke tenant UMKM bertujuan untuk memodernisasi dan meningkatkan efisiensi usaha, membuka akses digital untuk pemasaran, pencatatan, dan transaksi online, sehingga membantu mereka naik kelas, meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan daya saing di era digital. (WRM)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....