Langkah Praktis Olah Limbah Batu Bara Jadi Material Konstruksi

  • 30 Sep 2026 15:50 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Pemanfaatan abu terbang (fly ash) hasil pembakaran batu bara sebagai bahan campuran semen dapat meningkatkan efisiensi dan ramah lingkungan. Limbah industri ini mengandung silika aktif yang mampu bereaksi dengan kalsium hidroksida untuk membentuk senyawa pengikat kokoh.

Penggunaan abu terbang sebagai bahan pengganti sebagian semen dapat mengurangi konsumsi energi dalam proses pembuatan semen konvensional. Campuran beton yang menggunakan abu terbang juga memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap serangan senyawa sulfat.

Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari untuk mengukur laju peningkatan kekuatan struktur beton. Uji laboratorium ini menjamin bahwa penggunaan abu terbang tetap memenuhi standar keamanan teknis konstruksi bangunan.

Hasil pengujian kekuatan beton berbahan abu terbang ini dipublikasikan oleh Hendra Wijaya dalam jurnal ilmiah berjudul Karakteristik Kuat Tekan Beton Dengan Campuran Abu Terbang Batu Bara yang terbit pada tahun 2020. Peneliti mencatat bahwa substitusi abu terbang sebesar 15% mampu menghasilkan kuat tekan beton yang optimal pada umur 28 hari.

Selain kuat tekan, tingkat porositas dan penyerapan air pada beton juga semakin menurun seiring bertambahnya usia reaksi pozzolanic abu terbang. Struktur beton yang padat akan mencegah korosi pada tulangan besi di dalam konstruksi.

Kajian mengenai kerapatan struktur beton ini diteliti oleh Agus Setiyono dalam karya ilmiah berjudul Pengaruh Penggunaan Fly Ash Terhadap Porositas dan Ketahanan Beton yang terbit pada tahun 2022. Penelitian menyimpulkan bahwa beton campuran abu terbang memiliki keandalan tinggi untuk lingkungan beriklim lembap.

Pemanfaatan limbah abu terbang dalam industri bahan bangunan memberikan solusi pemanfaatan limbah padat secara berkelanjutan. Inovasi material konstruksi ini sangat mendukung penyediaan bahan bangunan tahan lama dengan harga terjangkau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....