Pengolahan Limbah Cair Tahu Menjadi Biogas

  • 30 Sep 2026 13:40 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Limbah cair dari proses pembuatan tahu mengandung bahan organik tinggi yang berpotensi menimbulkan bau tidak sedap jika dibuang langsung. Pengolahan limbah organik ini menggunakan digester anaerob dapat mengubahnya menjadi sumber energi biogas ramah lingkungan.

Proses perombakan bahan organik oleh bakteri anaerob dalam tangki tertutup menghasilkan gas metana yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar memasak. Inovasi ini sekaligus menjadi solusi praktis dalam menangani pencemaran lingkungan di sekitar sentra industri tahu.

Pengujian volume gas dan konsentrasi metana dilakukan secara harian untuk mengetahui laju pembentukan biogas dari limbah cair. Pengawasan pH larutan dalam digester sangat penting agar aktivitas bakteri fermentasi dapat berjalan secara optimal.

Analisis mengenai efektivitas produksi biogas ampas tahu ini dipublikasikan oleh Arie Pratama dalam jurnal ilmiah berjudul Potensi Produksi Biogas Dari Limbah Cair Tahu Menggunakan Digester Anaerob yang terbit pada tahun 2020. Peneliti menemukan bahwa perombakan limbah cair tahu mampu menghasilkan gas metana dengan kadar pembakaran yang stabil.

Selain keasaman larutan, waktu tinggal limbah di dalam tangki fermentasi juga memengaruhi total volume gas yang dihasilkan secara keseluruhan. Durasi fermentasi yang cukup akan menjamin proses penguraian senyawa organik berlangsung secara sempurna.

Kajian teknis mengenai durasi fermentasi biogas ini dipaparkan oleh Retno Wahyuni dalam karya ilmiah berjudul Pengaruh Waktu Tinggal Terhadap Volume Biogas Limbah Industri Tahu yang terbit pada tahun 2022. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa waktu tinggal 20 hari menghasilkan volume biogas paling maksimal.

Pemanfaatan limbah cair tahu menjadi biogas memberikan manfaat ganda berupa penanganan pencemaran dan penyediaan energi murah. Pengoperasian instalasi biogas ini dapat menekan biaya operasional bahan bakar bagi perajin tahu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....