Cara Pengolahan Sampah Dapur Menjadi Pupuk Kompos Cair
- 21 Sep 2026 07:57 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Sampah sisa sayuran dan kulit buah dari masakan harian sering kali menumpuk di tempat pembuangan hingga memicu bau tidak sedap. Pengolahan limbah dapur menjadi pupuk kompos cair merupakan cara praktis mengurangi sampah organik sekaligus menyuburkan pekarangan rumah.
Studi dari Rahayu (2023) dalam Jurnal Pertanian Lingkungan dan Pengolahan Sampah berjudul "Kandungan Nutrisi Kompos Cair dari Limbah Organik", kualitas bahan diuji. Riset menyimpulkan bahwa cairan fermentasi sampah dapur kaya akan hara makro yang dibutuhkan oleh tanaman.
Proses pembuatan dimulai dengan mencincang halus sisa sayuran, sisa buah, serta kulit telur bekas masakan harian. Masukkan sisa bahan pangan tersebut ke dalam wadah komposter lalu tambahkan cairan bioaktivator dan air gula secukupnya.
Minta anak-anak membantu mengamati perubahan warna dan tingkat aroma cairan fermentasi pupuk setiap tiga hari sekali harian. Pengamatan langsung pada proses penguraian alami ini menjadi media belajar sains biologis yang sangat menarik bagi si kecil.
Setelah dua minggu, saring cairan kompos dan simpan di dalam botol tertutup rapat sebelum digunakan harian. Encerkan pupuk kompos cair bersama air bersih lalu siramkan pada tanaman bunga atau sayuran pekarangan secara rutin.
Berdasarkan riset dari Saputra (2025) dalam Jurnal Inovasi Konservasi Tanah dan Lingkungan berjudul "Dampak Pupuk Kompos Dapur Terhadap Tanaman", respon sayuran diuji. Data penelitian membuktikan bahwa pemberian pupuk organik ini mampu meningkatkan kesuburan tanaman hias hingga sebesar 40 persen.
Mengolah sampah dapur menjadi kompos cair merupakan wujud kepedulian lingkungan yang memberikan manfaat langsung bagi kebun rumah tangga. Mari sisihkan sisa bahan masakan di dapurmu hari ini dan racik menjadi nutrisi alami bagi tanaman favoritmu!
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....