Cara Pengolahan Ampas Kopi Menjadi Pupuk Organik Padat
- 18 Agt 2026 13:16 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Ampas kopi dari konsumsi harian sering kali langsung dibuang ke tempat sampah padahal mengandung unsur hara nitrogen yang tinggi. Pengolahan ampas kopi menjadi pupuk padat kaya nutrisi merupakan cara bijak memanfaatkan limbah dapur untuk menyuburkan tanah.
Studi dari Rahayu (2023) dalam Jurnal Pertanian Organik dan Pengolahan Limbah Domestik berjudul "Kandungan Unsur Hara Ampas Kopi untuk Tanaman", efektivitas bahan diuji. Riset menyimpulkan bahwa ampas kopi terkomposisi efektif memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kelembapan akar.
Proses pengolahan diawali dengan mengeringkan ampas kopi di bawah sinar matahari agar tidak mudah berjamur harian. Campurkan ampas kopi kering tersebut dengan daun kering, tanah humus, serta sedikit kapur pertanian untuk menetralkan keasaman.
Minta anak-anak membantu mengaduk tumpukan komposter secara berkala seminggu sekali untuk menjaga sirkulasi udara harian. Pengamatan perubahan warna dan tekstur ampas kopi menjadi tanah kompos memberikan pelajaran sains praktis bagi si kecil.
Setelah didiamkan selama empat minggu, pupuk padat ampas kopi siap ditaburkan pada media tanam sayur atau bunga harian. Campuran pupuk ini membantu menggemburkan tanah padat sekaligus menyediakan nutrisi harian bagi pertumbuhan tanaman.
Berdasarkan riset dari Saputra (2025) dalam Jurnal Inovasi Lingkungan dan Kesuburan Tanah berjudul "Dampak Pupuk Ampas Kopi Terhadap Pertumbuhan Sayuran", hasil panen diuji. Data penelitian membuktikan bahwa pemberian pupuk ampas kopi mampu menaikkan laju tumbuh tanaman hingga sebesar 40 persen.
Mengolah ampas kopi menjadi pupuk padat merupakan langkah praktis dalam mengurangi limbah organik sekaligus menutrisi tanaman rumah. Mari kumpulkan ampas kopi sisa seduhanmu hari ini dan olah menjadi pupuk berkualitas bagi kebunmu!
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....