Pemanfaatan Ampas Kelapa Menjadi Pupuk Organik Tanaman Rumah
- 28 Jul 2026 09:16 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Ampas kelapa sisa perasan santan biasanya langsung dibuang ke dalam tempat sampah padahal masih memiliki kandungan hara yang cukup tinggi. Mengolah ampas kelapa menjadi pupuk organik menjadi langkah bijak dalam mendukung prinsip pemanfaatan sampah dapur secara tanpa sisa.
Studi dari Rahayu (2023) dalam Jurnal Pertanian Organik dan Pengelolaan Sampah Mandiri berjudul "Pemanfaatan Fermentasi Ampas Kelapa untuk Pertumbuhan Vege", mengupas nutrisi ini. Riset menyimpulkan bahwa ampas kelapa yang difermentasi mengandung unsur hara penting yang efektif menyuburkan struktur tanah tanaman.
Cara pembuatannya sangat mudah dengan mengeringkan ampas kelapa di bawah terik matahari selama satu hari agar kadar airnya berkurang. Ajak anak-anak mencampurkan ampas kelapa kering tersebut dengan sedikit tanah humus serta cairan EM4 sebagai starter proses fermentasi alami.
Masukkan campuran pupuk ke dalam kantong atau wadah tertutup lalu simpan di tempat yang teduh selama dua minggu berturut-turut. Anak-anak dapat dilibatkan untuk membolak-balik adonan pupuk seminggu sekali agar proses penguraian oleh mikroorganisme berjalan dengan lancar dan merata.
Pupuk ampas kelapa yang sudah matang ditandai dengan baunya yang menyerupai aroma tanah segar serta warnanya yang berubah menjadi kecokelatan. Taburkan pupuk alami ini secara berkala pada pot tanaman hias atau sayuran organik yang ada di pekarangan rumah.
Berdasarkan riset dari Saputra (2025) dalam Jurnal Edukasi Ekologi dan Kesuburan Tanah Pertanian berjudul "Dampak Pupuk Ampas Kelapa Terhadap Kesuburan Daun", daya tumbuh diuji. Data penelitian membuktikan bahwa pemberian ampas kelapa terfermentasi mampu menghemat penggunaan pupuk kimia hingga sebesar 40 persen.
Mengolah sisa ampas kelapa menjadi pupuk merupakan sarana mengedukasi anak tentang siklus kehidupan bahan organik di dalam alam. Mari kumpulkan sisa ampas kelapa dari dapur hari ini dan olah menjadi nutrisi terbaik untuk tanaman kesayangan keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....