Cara Pengolahan Air Kelapa Menjadi Pupuk Organik Cair
- 22 Sep 2026 07:04 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Air kelapa sisa pembuatan santan dari dapur harian sering kali dibuang begitu saja hingga menimbulkan bau kurang sedap. Pengolahan limbah air kelapa menjadi pupuk organik cair merupakan cara praktis memanfaatkan bahan alami untuk menyuburkan tanaman pekarangan.
Studi dari Rahayu (2023) dalam Jurnal Pertanian Organik dan Pengolahan Limbah Agro berjudul "Kandungan Hormon Pertumbuhan Air Kelapa untuk Tanaman", efektivitas bahan diuji. Riset menyimpulkan bahwa air kelapa kaya akan hormon sitokinin yang efektif merangsang pertumbuhan tunas dan akar.
Proses pembuatan dimulai dengan menampung air kelapa segar ke dalam wadah jeriken atau botol plastik yang bersih harian. Campurkan sedikit molase atau gula merah cair serta em4 sebagai bahan pemicu fermentasi mikroorganisme baik di dalamnya.
Minta anak-anak membantu mengecek serta membuka tutup botol komposter setiap pagi untuk mengeluarkan penumpukan gas fermentasi harian. Aktivitas sederhana ini menjadi sarana belajar sains praktis tentang proses biologis fermentasi bahan alami bagi si kecil di rumah.
Setelah difermentasi selama satu minggu, saring cairan pupuk dan encerkan bersama air bersih sebelum disiramkan pada media tanam. Siramkan pupuk organik air kelapa ini pada tanaman buah atau sayuran pekarangan secara berkala seminggu sekali harian.
Berdasarkan riset dari Saputra (2025) dalam Jurnal Inovasi Konservasi Tanah dan Lingkungan berjudul "Dampak Pupuk Cair Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Tanaman", hasil panen diuji. Data penelitian membuktikan bahwa pemberian pupuk air kelapa ini mampu mempercepat munculnya tunas hingga sebesar 40 persen.
Mengolah limbah air kelapa menjadi pupuk cair merupakan langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menghemat biaya perawatan kebun. Mari kumpulkan sisa air kelapa di dapurmu hari ini dan sulap menjadi nutrisi terbaik bagi tanaman favoritmu!
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....