Belum Ada Zona Rawan, Sebaran Kasus Kekerasan di Kabupaten Kaur Masih Terpecah
- 15 Jun 2026 07:20 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Kaur hingga saat ini dilaporkan masih fluktuatif dan tersebar di berbagai wilayah. Pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Kaur menyatakan bahwa belum ada satu wilayah spesifik.
Untuk dapat dikategorikan sebagai zona merah atau rawan utama dalam peta kerawanan kasus tersebut. Masing-masing kasus kekerasan, masih terpecah-pecah.
Kepala UPTD PPA Kabupaten Kaur, Erfan Deny Setiawan, mengatakan bahwa sebaran kasus kekerasan di daerahnya. Saat ini belum menunjukkan pola yang menumpuk di satu lokasi tertentu.
Menurutnya, grafik angka kekerasan masih terlihat samar untuk memetakan wilayah mana yang paling mendominasi. Sehingga, tidak bisa disimpulkan daerah mana yang berada di zona merah atau rawan.
"Untuk kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kaur, belum terlalu nampak daerah yang rawan. Terkait banyaknya kasus kekerasan tersebut yang masih terpecah-pecah," ujar Erfan melalui sambungan telpon pada Jumat 12 Juni 2026.
Erfan menambahkan saat ini, laporan penanganan kasus kekerasan diketahui masih terjadi di beberapa kecamatan secara acak. Ia mengungkapkan bahwa timnya masih terus melakukan pemantauan.
Sehingga belum bisa memastikan kecamatan mana yang memiliki tingkat kerawanan paling tinggi. Hal ini disebabkan datanya yang masih terpecah-pecah di lapangan.
Menyikapi kondisi tersebut, UPTD PPA Kaur berkomitmen untuk tetap menggencarkan upaya sosialisasi dan edukasi. Langkah ini diambil guna menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Kaur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....