Kades Fajar Bulan Tegas Larang Wisatawan Mandi Laut di Pantai Air Langkap

  • 31 Mei 2026 07:45 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Pemerintah Desa Fajar Bulan mengeluarkan larangan tegas bagi seluruh pengunjung untuk tidak mandi di kawasan Pantai Air Langkap. Langkah preventif ini diambil segera setelah terjadinya insiden tragis yang menyeret seorang pelajar MTs di lokasi tersebut.

Kepala Desa Fajar Bulan, Kamriyanto mengatakan, keputusan ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah desa dalam menjaga keselamatan warga dan wisatawan yang berkunjung. Evaluasi mendalam langsung dilakukan bersama pihak terkait guna memetakan titik-titik rawan di sepanjang garis pantai.

Kondisi ombak di pantai ini dikenal memiliki karakteristik arus bawah yang kuat dan sulit diprediksi secara kasat mata. Karakteristik alam tersebut sangat membahayakan keselamatan, terutama bagi pengunjung yang nekat berenang hingga ke tengah laut.

"Sebagai bentuk penerapan kebijakan, kami menambah papan pengumuman walaupun sudah ada tertempel dibeberapa tempat. Wisatawan yang bukan orang pesisir mereka tidak mengerti karakteristik dari laut itu, jadi jangan sembarangan mandi, sangat bahaya," ucapnya.

Kamri menambahkan, Pihak lembaga pendidikan lokal juga diajak bekerja sama untuk mengedukasi para siswa mengenai pentingnya mematuhi aturan ini. Sosialisasi ini menyasar kelompok remaja agar mereka lebih responsif terhadap bahaya lingkungan perairan di sekitar wilayah Kaur.

Selain mengandalkan rambu peringatan, pengawasan langsung di lapangan kini ditingkatkan secara berkala oleh aparat desa bersama pemuda setempat. Penjagaan ketat ini difokuskan pada hari libur akhir pekan saat tingkat kunjungan wisatawan mencapai puncaknya.

Keamanan destinasi Pantai Air Langkap diharapkan dapat kembali pulih melalui kedisiplinan kolektif seluruh lapisan masyarakat. Kerja sama yang solid antara pengunjung dan pengelola menjadi kunci utama dalam mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....