Harga Getah Karet Melonjak, Angin Segar bagi Petani

  • 28 Mei 2026 07:01 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan- Petani karet di Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, kini tengah merasakan angin segar berkat lonjakan harga getah karet di tingkat pengepul lokal. Kenaikan nilai jual komoditas ini memberikan harapan baru bagi perekonomian masyarakat pedesaan yang menggantungkan hidupnya pada sektor perkebunan tersebut.

Kenaikan harga ini mulai dirasakan para petani sejak awal tahun, di mana harga karet kering kini menembus angka belasan ribu rupiah per kilogramnya. Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, pencapaian harga saat ini dinilai sangat memuaskan dan mampu menutupi biaya operasional sehari-hari.

Salah seorang petani di Kecamatan Kaur Tengah Narti mengungkapkan rasa syukurnya atas tren positif ini. Menurutnya, pendapatan mingguan mereka kini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan saat harga masih anjlok.

"Alhamdulillah ada kenaikan harga, kalau biasanya dibawah 10 ribu kini harganya 14 sampai 15 ribu perkilo. Senanglah pasti ditengah harga sawit turun harga karet naik, Alhamdulillah," ucapnya.

Dengan tambahan penghasilan tersebut, para petani kini bisa lebih leluasa memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Selain itu, biaya pendidikan anak-anak juga dapat tertanggulangi dengan lebih baik melalui hasil penjualan getah karet ini.

Di tengah rasa gembira tersebut, petani tetap berharap agar kestabilan harga ini dapat terus dipertahankan oleh pemerintah daerah maupun pihak terkait. Kepastian harga di pasaran sangat penting agar semangat para pekebun untuk merawat tanaman karet tidak surut.

Para petani juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas getah karet yang mereka hasilkan. Langkah ini diyakini akan menjaga nilai jual tetap tinggi dan menguntungkan bagi semua pihak di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....