Rekomendasi Kuliner Khas Nusantara untuk dijadikan Oleh-oleh

  • 22 Apr 2026 08:42 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID- Bintuhan - Ada Sejumlah makanan khas Nusantara yang kerap dijadikan oleh-oleh dan telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak benda Indonesia (WBTbI). Cita rasanya yang unik tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga mencerminkan nilai tradisi serta kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Mengacu pada informasi dari situs resmi Kementerian Kebudayaan, terdapat beragam pilihan kuliner yang layak dijadikan buah tangan. Tujuh di antaranya dapat menjadi rekomendasi menarik untuk dibawa pulang saat momen libur Lebaran.

1. Ledre

Ledre merupakan camilan khas Jawa Timur berbentuk gulungan tipis dengan cita rasa manis dan aroma pisang yang kuat. Dahulu dibuat dari gaplek, tetapi kini lebih sering menggunakan tepung beras dan telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda pada tahun 2021.

2. Yangko

Yangko adalah kue tradisional dari Kotagede, Yogyakarta, yang berbahan dasar tepung ketan dengan isian kacang manis. Pada masa lalu hanya dinikmati oleh kalangan bangsawan, namun kini bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat dan telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia sejak 2010.

3. Bakpia

Bakpia merupakan kue panggang dengan isian kacang hijau manis yang terkenal di Yogyakarta, khususnya Bakpia Pathok. Kuliner ini mencerminkan perpaduan budaya Indonesia dan Tiongkok serta ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda pada tahun 2014.

4. Lumpia

Lumpia Semarang adalah makanan khas yang terbuat dari rebung dan daging yang dibungkus kulit tipis. Perpaduan budaya Jawa dan Tionghoa terlihat pada cita rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah, dan kini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia sejak 2014.

5. Lompong

Lompong sagu merupakan hidangan tradisional Minangkabau yang dibuat dari tepung sagu, pisang kepok, santan, kelapa, dan gula aren. Makanan ini memiliki rasa manis dengan sentuhan gurih serta tekstur kenyal yang khas.

6. Pempek

Pempek adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari campuran ikan dan tepung tapioka, disajikan dengan kuah cuko yang berwarna gelap. Kuliner ini dipercaya sudah ada sejak abad ke-7 dan berkembang berkat melimpahnya sumber ikan serta penggunaan sagu di wilayah tersebut.

7. Bika Ambon

Bika Ambon merupakan kue tradisional khas Medan, Sumatera Utara, yang telah dikenal sejak masa kolonial. Kue ini memiliki tekstur berongga, lembut, dan kenyal, serta dibuat dari bahan seperti tepung sagu, santan, gula, dan ragi yang menghasilkan rasa manis dan aroma yang khas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....