Nasi Hangat vs Nasi Dingin, Mana yang Lebih Sehat?

  • 22 Feb 2026 22:18 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Bagi orang Indonesia, nasi adalah sahabat sejati di setiap waktu makan. Tapi pernah dengar kabar kalau nasi dingin katanya lebih sehat dibanding nasi hangat? Benarkah demikian, atau hanya mitos belaka?

Nasi Hangat: Wangi, Pulen, Menggugah Selera

Nasi hangat baru matang jelas punya aroma dan tekstur yang bikin nafsu makan meningkat. Dikutip dari berbagai sumber, Secara kandungan gizi nasi hangat memiliki karbohidrat yang mudah dicerna tubuh. Artinya, energi dari nasi hangat bisa cepat digunakan.

Namun, karena mudah dicerna, nasi hangat juga cenderung membuat gula darah naik lebih cepat, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dan tanpa lauk berserat.

Nasi Dingin: Lebih Kenyang Lebih Lama

Saat nasi didinginkan, terjadi perubahan pada sebagian pati di dalamnya. Pati ini berubah menjadi resistant starch atau pati resisten, yaitu jenis karbohidrat yang lebih sulit dicerna tubuh.

Efeknya:

Rasa kenyang bisa bertahan lebih lama

Kenaikan gula darah cenderung lebih stabil

Baik untuk kesehatan pencernaan karena pati resisten berfungsi seperti serat

Tak heran jika nasi dingin sering dikaitkan dengan pola makan yang lebih ramah bagi penderita diabetes atau yang sedang mengontrol berat badan.

Bagaimana dengan Nilai Gizinya?

Secara umum, jumlah kalori nasi hangat dan nasi dingin tidak jauh berbeda. Bedanya lebih pada cara tubuh memprosesnya. Nasi dingin membuat sebagian karbohidratnya tidak langsung diserap, sehingga dampaknya pada gula darah lebih rendah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....