Mengenal Macam-Macam Jenis Ikan Hias yang Mudah Dibudidayakan

  • 30 Sep 2026 20:57 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Budidaya ikan hias dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin memulai usaha perikanan dari skala rumahan. Sejumlah jenis ikan air tawar relatif mudah dipelihara karena memiliki daya adaptasi yang baik dan tidak selalu membutuhkan lahan yang luas.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebut guppy, molly, platy, dan neon tetra sebagai beberapa ikan yang kerap direkomendasikan bagi pemula karena relatif mudah dirawat. KKP juga menekankan pentingnya memilih ikan yang toleran terhadap perubahan lingkungan dan tidak mudah terserang penyakit.

Guppy menjadi salah satu pilihan populer karena ukurannya kecil, memiliki beragam warna, dan dapat dipelihara dalam akuarium berukuran relatif sederhana. Dalam panduan resminya, KKP menyebut, “cara memelihara ikan ini terbilang sangat mudah bagi pemula,” dengan catatan kualitas air dan kondisi akuarium tetap dijaga.

Selain guppy, ikan molly dan platy juga dapat menjadi pilihan untuk pemula yang ingin mengembangkan ikan hias air tawar. KKP menjelaskan bahwa platy memiliki beragam warna dan pola, sedangkan molly dikenal cukup tahan terhadap berbagai kondisi air dan perubahan lingkungan.

Ikan cupang juga memiliki peluang untuk dikembangkan, terutama karena pemeliharaannya dapat dilakukan dalam skala kecil dengan memperhatikan kualitas air, pakan, serta kepadatan pemeliharaan. KKP mencatat cupang dan guppy sebagai beberapa komoditas ikan hias yang dikembangkan masyarakat, sementara data KKP juga menunjukkan cupang, guppy, dan molly termasuk komoditas ikan hidup yang tercatat dalam lalu lintas perikanan domestik.

Bagi masyarakat yang tertarik memulai budidaya, pemilihan jenis ikan sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan merawat, ketersediaan air, ukuran wadah, serta tujuan pemeliharaan. Pengelolaan kualitas air, pemberian pakan yang sesuai, kebersihan wadah, dan pemantauan kesehatan ikan menjadi bagian penting agar tingkat kelangsungan hidup ikan tetap terjaga.

KKP juga memiliki unit riset khusus yang menangani budidaya ikan hias air tawar, air payau, dan air laut, termasuk penelitian mengenai pembenihan, genetika, reproduksi, nutrisi, kesehatan ikan, dan teknologi budidaya. Informasi tersebut menunjukkan bahwa budidaya ikan hias tidak hanya berkaitan dengan keindahan ikan, tetapi juga membutuhkan pengetahuan teknis agar kegiatan pemeliharaan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Sumber: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP), serta publikasi ilmiah Media Akuakultur KKP.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....