Hutan Indonesia Hampir 96 Juta Hektare, Masuk Jajaran Terluas Dunia

  • 16 Sep 2026 14:57 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Indonesia menjadi salah satu negara dengan kawasan hutan terluas di dunia. Berdasarkan Global Forest Resources Assessment (FRA) 2025 yang diterbitkan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), Indonesia memiliki sekitar 95,97 juta hektare kawasan hutan dan menempati peringkat kedelapan dunia.

Luasnya kawasan hutan tersebut menunjukkan besarnya kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia. Hutan tidak hanya menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan menyerap karbon dari atmosfer.

Mengutip laporan FRA 2025, sekitar 66 persen kawasan hutan dunia terkonsentrasi di 10 negara dengan hutan terluas. Lima negara teratas bahkan menguasai lebih dari separuh luas hutan global.

Berikut 10 negara dengan kawasan hutan terluas di dunia pada 2025:

  1. Rusia – 832,63 juta hektare
  2. Brasil – 486,09 juta hektare
  3. Kanada – 368,82 juta hektare
  4. Amerika Serikat – 308,90 juta hektare
  5. China – 227,15 juta hektare
  6. Republik Demokratik Kongo – 139,19 juta hektare
  7. Australia – 133,56 juta hektare
  8. Indonesia – 95,97 juta hektare
  9. India – 72,74 juta hektare
  10. Peru – 67,16 juta hektare.

Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang masuk dalam daftar 10 besar tersebut. Kawasan hutannya tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga Papua.

Selain menjadi rumah bagi beragam flora dan fauna, hutan Indonesia juga memiliki peran penting dalam menjaga fungsi ekosistem, ketersediaan air, serta mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. Karena itu, keberadaan hutan tidak hanya menjadi kekayaan alam, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk menjaga kelestariannya.

Pemerintah bersama berbagai pihak terus mendorong upaya konservasi dan pengelolaan hutan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi hutan bagi generasi sekarang maupun mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....