Mengenal Gunung Burangrang di Jawa Barat

  • 09 Mar 2026 08:10 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan- Gunung Burangrang merupakan sebuah gunung api mati yang terdapat di pulau Jawa. Gunung Burangrang mempunyai ketinggian setinggi 2.050 meter. Gunung ini merupakan salah-satu sisa dari hasil letusan besar Gunung Sunda di Zaman Prasejarah. Gunung Burangrang bersebelahan dengan Gunung Sunda. Gunung Burangrang mempunyai kawasan hutan Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous/hutan gunung.

Gunung Burangrang sering dijadikan ajang tempat para Pecinta Alam untuk melaksanakan Pendidikan dan latihan Dasar Kepecintaan alam, selain digunung Burangrang adapula tempat lain yang merupakan bagian dari Gunung Burangrang yakni Situ Lembang, daerah ini termasuk daerah militer di bawah Komando Pusdikpassus

Dalam kisah legenda Sangkuriang, Gunung Burangrang tercipta dari ranting: rangrang) serta daun-daun pohon besar yang digunakan Sangkuriang untuk membuat perahu. Ranting dan daun ini ditumpukkan di sebelah barat.

Gunung Burangrang (2.050 mdpl) adalah gunung api mati di Bandung Barat/Purwakarta yang populer untuk pendaki pemula melalui jalur landai seperti Legok Haji, dengan waktu tempuh 3-4 jam. Sebagai bagian dari sisa letusan Gunung Sunda purba, gunung ini menawarkan pemandangan indah dan trekking menantang, serta tiket masuk yang terjangkau (sekitar Rp15.000)

Waktu pendakian Gunung Burangrang bervariasi tergantung jalur, tetapi umumnya sekitar 3-4 jam via Jalur Legok Haji yang populer, sementara Jalur Pangheotan bisa memakan waktu lebih lama sekitar 5 jam karena medannya lebih santai. Jalur Legok Haji lebih singkat dengan tanjakan bervariasi, sedangkan Pangheotan lebih landai namun panjang, cocok untuk pemula yang tidak terburu-buru, jelas sumber seperti detikcom dan Rumah

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....