Kesehatan Mental Remaja Sama Pentingnya dengan Fisik
- 27 Feb 2026 13:24 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan — Remaja sering kali terlihat ceria di permukaan, namun hal tersebut bukan berarti kondisi emosional mereka selalu dalam keadaan baik-baik saja. Tekanan dari lingkungan sekolah, dinamika pertemanan, hingga pengaruh media sosial dapat memengaruhi kesehatan mental tanpa disadari oleh lingkungan sekitar.
Merasa sedih, cemas, atau lelah secara emosional merupakan hal yang wajar dialami oleh siapa pun dalam masa pertumbuhan. Namun, jika perasaan negatif tersebut dibiarkan terus-menerus, dampaknya bisa meluas pada penurunan prestasi belajar serta terganggunya hubungan sosial.
Salah satu langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan mental adalah dengan memiliki keberanian untuk mulai bercerita. Menurut data World Health Organization (WHO), kesehatan mental merupakan fondasi utama dan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan seseorang secara keseluruhan.
Melakukan curhat atau berbagi keluh kesah kepada orang tua, guru, maupun teman dekat terbukti dapat membantu meringankan beban pikiran yang mengganjal. “Kesehatan mental itu penting, maka jangan ragu untuk berbicara kepada orang yang dipercaya agar beban emosional berkurang,” ungkap salah satu praktisi kesehatan dalam literasi mental remaja.
Selain berbagi cerita, aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki atau menjalani hobi juga terbukti ampuh dalam memperbaiki suasana hati secara instan. Mengurangi durasi penggunaan gawai atau screen time serta memastikan waktu istirahat yang cukup sangat membantu otak untuk melakukan pemulihan energi.
Dengan menerapkan pola hidup yang seimbang, remaja diharapkan dapat mengelola stres dengan lebih baik di tengah tuntutan zaman yang semakin kompleks. Sangat penting bagi lingkungan terdekat untuk memberikan ruang aman bagi remaja agar mereka merasa didengar dan didukung secara mental.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....