Kepala Bakom: Ruang Publik Digital Ubah Tantangan Pemerintah
- 14 Agt 2026 10:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pertumbuhan media sosial memungkinkan setiap orang menjadi sumber dan penyebar informasi kepada masyarakat luas.
- Kepala BAKOM Muhammad Qodari menyatakan bahwa perkembangan teknologi digital mengubah cara masyarakat mendapatkan dan menyebarkan informasi secara fundamental.
- Perubahan cara komunikasi digital merupakan fenomena global yang dialami oleh banyak negara demokrasi di seluruh dunia.
RRI.CO.ID, Jakarta – Pertumbuhan media sosial kini membuat semua orang bisa menjadi sumber dan penyebar informasi kepada masyarakat. Perubahan tersebut membuat pemerintah menghadapi tantangan baru dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM) Muhammad Qodari mengatakan perkembangan teknologi digital merubah cara masyarakat mendapatkan dan menyebarkan informasi. Menurutnya, perubahan tersebut merupakan fenomena global yang terjadi di banyak negara demokrasi.
“Ada satu fenomena global dimana negara-negara demokrasi itu sekarang tidak terlalu mudah membuat publik senang. Karena memang sekarang dengan adanya media sosial ada yang gak setuju atau gak puas sedikit, itu langsung disuarakan,” ujar Qodari saat bercakap dalam podcast PRO3SINIAR pada Selasa, 11 Agustus 2026.
“Radio, TV, majalah Itu kan ada redaksi yang memilih dari sekian peristiwa, mana yang dirasa penting yang diangkat. Tapi sekarang apapun itu disuruh naik, semua orang bersuara dan itu membuat masyarakat tidak mudah senang atau puas,“ kata Qodari.
Pemerintah kini bukan hanya menghadapi pers, tetapi juga berbagai platform media sosial, podcast, konten kreator, dan KOL. Karena itu, komunikasi pemerintah perlu menjangkau berbagai saluran yang digunakan masyarakat.
Tantangan pemerintah kini bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan pesan hadir di ruang yang digunakan masyarakat. Adaptasi tersebut penting dilakukan agar kebijakan pemerintah bisa dipahami masyarakat di tengah banyaknya informasi yang beragam. (Shafira Nursyifa)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....