Jejak Langkah Qodari: Dari Hadiah Kliping Pacar hingga Mengawal Komunikasi Istana
- 14 Agt 2026 04:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Awal Cinta Literasi: Kegemaran membaca sejak kecil di Palangkaraya dan kado kliping koran dari kekasih menjadi cikal bakal kepiawaian M. Qodari dalam menulis dan menganalisis isu.
- Kekuatan Data & Analisis: Pengalaman puluhan tahun mendirikan lembaga survei dan menjadi Wakil KSP membentuk ketajaman insting M. Qodari dalam mengolah data kebijakan publik.
- Mengawal Komunikasi Istana: Kini sebagai Kepala Bakom RI, ia memanfaatkan ketajaman analisis data untuk mengorkestrasi komunikasi pemerintah dan menjembatani aspirasi rakyat di era digital.
RRI.CO.ID, JAKARTA — Di sudut sebuah ruang podcast, Muhammad Qodari—atau yang akrab disapa Bang Qodari dan Mr. Q—mengenang masa kecilnya di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Jauh sebelum namanya wara-wiri di layar kaca sebagai pengamat politik kawakan, Qodari kecil adalah seorang bocah penikmat literasi. Setiap hari, ia setia menunggu datangnya koran cetak yang baru tiba di kotanya pada pukul dua siang karena harus menempuh penerbangan dari Jakarta.
Dari tumpukan majalah, komik, hingga novel detektif di perpustakaan daerah, benih kecintaannya pada kata-kata dan data mulai tumbuh. Tradisi membaca yang ditanamkan sang ayah kelak menjadi fondasi kokoh bagi perjalanan hidupnya yang panjang.
Memasuki masa perkuliahan, minat tersebut bertransformasi menjadi gairah menulis opini. Sebuah kenangan manis nan unik turut mewarnai proses belajarnya saat itu. Bukannya memberikan kado mewah, sang kekasih kala itu justru memberinya sejilid kliping koran berisi kumpulan kolom tulisan para analis kondang.
"Pacar saya dulu itu ngasih hadiah kliping kolom hasil tulisan orang-orang di koran. Dari situ saya belajar otodidak cara menulis, sampai akhirnya tulisan saya mulai diterima media besar seperti Kompas dan Tempo," kenang Qodari sembari tersenyum, sebagaimana dilansir dari kanal Youtube Pro3Siniar, Kamis, 13 Agustus 2026.
Latihan menulis otodidak dan keberanian mengirim karya ke berbagai koran nasional perlahan membuka jalan kariernya. Dari seorang penulis opini, ia diundang menjadi pembicara diskusi, mengisi siaran radio, hingga akhirnya tampil rutin di panggung televisi nasional.
Kecintaannya pada angka dan tren sosial kemudian mendorong Qodari mendirikan lembaga survei politik independen. Selama puluhan tahun, ia bergelut dengan metodologi, membaca dinamika persepsi masyarakat, dan memetakan arah angin politik Indonesia melalui ketajaman analisis data kuantitatif.
Pintu lingkaran dalam pemerintahan baru terbuka baginya usai Pemilu 2024. Presiden Prabowo Subianto memberi amanah awal kepada Qodari untuk menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Kepresidenan (WAKSP). Tugas utamanya saat itu cukup krusial: mengurai sumbatan regulasi (debottlenecking) dan memastikan program-program prioritas pemerintah berjalan tanpa hambatan.
Tak berlangsung lama, pengalamannya di ranah kebijakan dan analisis publik membawanya pada tantangan yang lebih masif. Ia ditunjuk memimpin Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), sebuah instansi baru yang bertugas mengorkestrasi seluruh narasi komunikasi lembaga negara dari pusat hingga daerah.
Kendati posisinya bergeser dari pengamat independen menjadi pejabat ring satu, Qodari menegaskan bahwa esensi pekerjaannya tidak pernah benar-benar berubah.
"Walaupun posisinya sekarang berbeda, dulu di luar sekarang di dalam, sebetulnya benang merahnya sangat kental yaitu masih berkaitan dengan data," ujar Kepala Bakom RI tersebut.
Kini, di tengah derasnya arus komunikasi era digital di mana "Everybody Has a Channel", Qodari memikul beban untuk menjembatani suara pemerintah dan aspirasi rakyat. Pengalaman puluhan tahun membaca data publik menjadi kompas utamanya dalam merumuskan strategi komunikasi negara yang transparan, terukur, dan humanis.
📺 Saksikan Perbincangan Selengkapnya!
Ingin mendengarkan kisah lengkap perjalanan karier M. Qodari serta strateginya dalam membaca suara publik di era digital? Klik dan tonton podcast eksklusif "Bakom Mendengar" secara langsung di Kanal YouTube PRO3SINIAR.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....