Pemda Biak dan Pemprov Papua Barat Daya Gelar Diskusi Pengembangan Pariwisata

  • 12 Mar 2026 21:49 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID,Biak- Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Barat Daya,Yusdi Lamatenggo menyatakan komitmennya dalam mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten Biak Numfor.Provinsi Papua Diakui banyak kesamaan antara Biak Numfor dan Raja Ampat.

"Raja Ampat dan Biak Numfor banyak memiliki kesamaan,diantaranya potensi,kultur,,sejarah yang sama,namun Raja Ampat melalui Bupati pertama, Bapak Markus Wanma memiliki komitmen fokus memajukan potensi wisata dan perikanan meski terdapat potensi lainnya seperti tambang nikel,"ujar Kadis Yusdi, pada diskusi antara pemda Biak Numfor dan Dinas Pariwisata Provinsi Papua Barat Daya dan pihak pelaku industri pariwisata,di Rylich Panorama Sorong,Kamis 12 Maret 2026

"Saat ini Raja Ampat masuk dalam 10 destinasi prioritas wisata nasional dan kami sudah mendapat dua gelar dari Unesco yaitu di tahun 2021 sebagai Global Geopark dan di tahun 2024 sebagai Cagar Biosfer sehingga dengan gelar ganda ini menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Raja Ampat,"ucapnya

Yudi menambahkan dengan wilayah 2 juta hektar wilayah konservasi laut yang terus dijaga dan dilestarikan serta diakui oleh Unesco.

Selanjutnya Yusdi menyatakan optimisnya untuk kemajuan pengembangan pariwisata di Kabupaten Biak Numfor kedepan.

"Semoga Biak Numfor juga seperti Raja Ampat dengan wilayah konservasi laut yang dijaga dengan baik kemudian dipromosikan sehingga dunia akan tau dan nanti mampu menggaet wisatawan,"ujar Yusdi

"Selain itu Biak Numfor memiliki sejarah peninggalan Perang Dunia ke-II yang bisa dieksplore untuk wisata sejarah dan kami di Raja Ampat tidak memiliki ini,"ucapnya

Yusdi selanjutnya menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah dan lintas sektor serta masyarakat

Bupati Biak Numfor Markus O Mansnembra pada kesempatan itu mengapresiasi dan berterimakasih kepada pemprov Papua Barat Daya.khususnya Dinas Pariwisata serta para pelaku industri pariwasata yang hadir dan berdiskusi untuk.pengembangan.pariwisata

"Sejak awal kami sampaikan bahwa dengan adanya konektivitas penerbangan perdana Sorong-Biak-Sorong merupakan upaya kita dalam mendorong sektor pariwisata Kabupaten Biak Numfor dan menjadi penyemangat,untuk itu kehadiran kami di sini dalam rangka membangun jejaring kerja sekaligus kami belajar bagaimana Kabupaten Raja Ampat sebagai saudara muda kita yang sukses dalam mengelola dan juga memiliki branding destinasi wisata hingga mendunia,"ujar Bupati Markus

"Tentunya dengan pertemuan hari ini dengan diskusi dan berbagi pengalaman,kami atas nama pemerintah daerah Kabupaten Biak Numfor menyampaikan terima kasih banyak kepada Pak Kadis Pariwisata Provinsi Papua Barat Daya dan juga Ibu Yani Mile dari Jangkar,pihak PHRI,ASITA dan HPI Provinsi Papua Barat Daya, semoga semua komitmen ini sebagai upaya bersama membangun di atas tanah Papua,khusunya mendukung pengembangan wisata di Kabupaten Biak Numfor,"ucapnya

Diskusi dan berbagi pengalaman diisi oleh Ketua Jangkar, Ketua PHRI,Ketua ASITA,pihak HPI Provinsi Papua Barat Daya..Pertemuan dsn diakhiri dengan buka puasa bersama.

Diskusi bersama tersebut sebagai kegiatan terakhir rangkaian kunjungan kerja Bupati Bisk Numfor dsn rombongan di Raja Ampat dan Sorong paska penerbangan perdana rute Sorong-Biak- Sorong pada Senin 9 Maret 2026

Rekomendasi Berita