RKB Dorong Anak Muda Biak Semangat Berwirausaha

  • 27 Okt 2025 11:46 WIB
  •  Biak

KBRN,Biak: Rumah Komunitas Biak (RKB) menggelar Talk Show bertajuk "Menjadi Berhasil itu Tra Instan" menghadirkan tiga anak Biak yang berkecimpung di dunia kuliner. Kegiatan itu dipusatkan di areal vihara Buddha Dharma Biak,Minggu (26/10/2025)malam. .Tiga anak muda Biak yang menjadi narasumber yaitu Erich Mansawan,Amel Kapisa dan Falen Jikwa.

Masing-masing narasumber menceritakan awal berkecimpung di bidang kuliner yang notabene tidak memiliki latar belakang pendidikan di bidang tersebut.Hal ini disampaikan Erich Mansawan,juru masak di Teras Cemara Cafe

"Saya dulu ketja serabutan,lalu masuk dan bekerja di hotel irian ( Asana) awalnya sebagai supir yang mengantar makanan bagi crew pesawat, kemudian mulai ditarik ke dapur dan pelan-pelan diajarkan oleh Chef Cliff,mulai dari tugas mencuci piring,pemotong ikan,ayam hingga akhirnya membuat masakan,"ujar Erich

"Saya ini tidak pernah berhenti belajar,tidak menyerah dan tidak melawan jika di marah-marah pimpinan dari hasil karya yang kita buat,semua ini saya anggap sebagai pelajaran dan memotivasi saya agar bekerja lebih baik lagi,serta mental saya semakin kuat"ucapnya

Pengalamannya sudah teruji saat menyiapkan makanan untuk manta Presiden,mulai Megawati,Susilo Bambang Yudoyono hingga Jokowi,saat berada di Biak. Erich selanjutnya berharap ke depan memiliki usaha sendiri.

Sementara Amel Kapisa menyebut dirinya memilik latar belakang tata boga dan juga berpengalaman telah bekerja di Hotel Asana sejak 2017. Melalui Bakery Pastry,Amel semakin piawai mengolah berbagai jenis kue.

"Saya setelah tamat sekolah di Jayapura,kembali ke Biak dan masuk bekerja di Hotel Irian (Asana),tetap butuh waktu sampai saya benar-benar ditempatkan di Bakery Pastry,saya mulai dari tukang cuci piring dulu, lalu siapkan dapur (kitchen),hingga mulai belajar resep “buta” alias tanpa takaran bahan yang disiapkan atau diajarkan senior,jadi takaran berapa gram,saya tidak tau tapi saya mau terus belajar ,selalu bertanya hingga senior saya pensiun dan ada yang pindah, maka saya diserahkan resep itu semua,”ujar Amel Kapisa

“Saya tidak menyerah pada masa itu,walau saya dimarah,dibentak-bentak oleh senior tetapi saya maju terus,tidak berkecil hati tapi belajar,belajar dan belajar,”ucapnya

Berkecimpung di dunia kopi menjadi pilihan narasumer lainnya yaitu Falen Jikwa (28 tahun) ,ayah dari dua anak,pemilih Ciko Coffee. Berani mengambil keputusan dan terjun dalam usaha kopi bukan hal yang mudah tetapi motivasi terbesar adalah anak dan istrinya

“Saya dulu menjual kopi keliling menggunakan motor di depan bandara, dan pelanggan saya adalah para tukang ojek bandara dan porter,yang sejak pagi mulai memesan kopi racikan saya,”ujar Falen

“Setelah itu saya banyak belajar dari para senior seperti ada Ko Leo ( Kopi Garda Mas) dan juga bersama teman-teman komunitas kopi ataupun yang memiliki usaha kopi di Biak,sampai saat ini saya sudah membuka dua tempat usaha,meski banyak tantangan tetapai saya tetap konsisten dengan usaha saya,”ucapnya

Kisah ketiga anak muda Biak ini mendapat pencerahan dari dua motivator pada kegiatan tersebut yaitu Leonardo Tanuria selaku pengelola Kopi Garda Mas Biak dan Handerson Chandra ,owner Restauran 99 Biak.

“Saya sangat bangga dengan adanya anak-anak Biak yang memiliki semangat usaha dan ingin maju,tapi pesan saya adalah bagaimana kita harus semangat, ulet dan konsisten karena kuliner ini tidak akan pernah mati, akan selalu ada kebutuhan untuk makan,jadi perlunya kreatifitas, inovasi dan asah skill dari ade-ade ini,”ujar Leonardo Tanuria atau akrab di sebut Kole

“Jangan juga terlalu berharap banyak dari pemerintah, berusaha saja dulu nanti juga akan dilihat usaha kita seperti apa kedepan,tapi peluang yang ada ini,ayo ade-ade,anak Biak harus mau maju dan berusaha walau ini tidak instan,”ucapnya

Hal yang sama dikatakan Handerson Chandra yang hingga saat ini melanjutkan usaha keluarga sejak tahun 1980an dengan nama Restauran 99

“Membuka suatu usaha itu harus diyakini betul dari diri sendiri dulu, lalu tau betul yang akan kita jual, misalnya makanan,berarti kita juga paham dan tau untuk membuatnya,kemudian setelah membuka usaha,harus konsisten,kreatif,berinovasi serta perlunya “personal touch” dalam bisnis,yaitu pendekatan sebagai upaya menggaet pelanggan,”ujar Handerson Candra atau dibiasa dipanggil Ko Econ

Talk Show menghadirkan tiga anak Biak di bidang kuliner mendapat apresiasi dari Ketua TP PKK Kabupaten Biak Numfor, Imelda Mansnembra.

“Ketiga orang yang menjadi narasumber ini mampu menjadi motivasi bagi kita semua,betapa mereka ini ibaratnya dari “Zero to Hero”,untuk itu saya sangat mengapresiasi sekali dan berharap kegiatan seperti ini banyak diikuti,disaksikan oleh anak-anak muda, para pelajar di Biak,”ujar Imelda Mansnembra

“Bidang kuliner itu sangat banyak sehingga peluang ini dimanfaatkan seoptimal mungkin bagi anak-anak Biak,terus berkreasi,berinovasi sehingga nanti dapat memberikan nilai komersial,”ucapnya

Selaku wakil rakyat,Yemima Msiren yang juga founder dari Rumah Komunitas Biak (RKB) mengatakan sebagai anak Biak merasa bangga dan luar biasa dengan kegiatan yang mampu menghadirkan anak-anak Biak yang maju dan mambangun Biak

“Tujuan RKB adalah membangun support system dan yang terlihat saat ini dengan kegiatanhari ini yang maupun kegiatan lainnya yang telah dilakukan tim RKB sebagai komitmen RKB tetap solid turut membangun Biak Numfor yang lebih baik kedepan,”ujar Yemima Msiren

“Anak-anak Biak harus jadi satu untuk berdiri membangun Biak Numfor ,ini adalah wujud “Babe Oser”,kebersamaan bagi orang Biak,”ucapnya

Sebelumnya Ketua Panita, Jonathan Maury dalam laporannya menyebut tujuan digelarnya Talk Show dari RKB adalah sebagai upaya mendorong semangat anak muda untuk berwirausaha

“Kegiatan ini selain sebagai implementasi dari komitmen pelaksanaan program kerja RKB,juga bertujuan memotivasi anak muda Biak untuk berwirausaha,serta sebagai saran dan media interaksi bagi sesama pelaku dan bagi calon pelaku usaha baru,”ujar Jonathan Maury

Talk Show selama 90 menit tersebut dipandu moderator Okky Pinontoan dan antusias dikuti pelajar,mahasiwa,guru maupun komponen masyarakat lainnya yang berinterkas tanyawa jawasn dengan ketiga narasumber. Setiap penanya mendapat hadiah dari para sponsor dan juga ada doorpize dengan hadiah berupa pizza yang dibuat oleh Chef Cliff Alexander yang juga melakukan demo masak ”vegetarian food”

Turut hadir Kepala Dinas Koperasi dan UKM Biak Numfor, Evelyn Wambarauw, Hadi Bakery dan pengurus Vihara Buddha Dharma Biak

Rekomendasi Berita