Frugal Living Bisa Mendorong Lebih Ramah Lingkungan
- 30 Jan 2026 03:39 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak- Di tengah situasi ekonomi seperti sekarang, penghasilan rasanya tak cukup untuk satu bulan. Apalagi saat banyak pengeluaran, anggaran untuk senang-senang seolah terpangkas untuk kebutuhan yang lebih penting.
Oleh sebab itu, banyak orang yang mulai menerapkan frugal living sebagai gaya hidupnya. Peran media sosial, meningkatnya kesadaran finansial, serta tekanan ekonomi seperti kenaikan harga kebutuhan pokok, menjadi faktor yang mendorong gaya hidup ini dianggap semakin relevan di era sekarang.
Menariknya lagi, menjalani gaya hidup frugal living tak hanya mendapat manfaat dari sisi pengelolaan keuangan. Pola hidup ini juga memberi kontribusi positif bagi lingkungan.
Frugal Living: Gaya Hidup Hemat yang Ramah Lingkungan
Saat menjalani frugal living, seseorang sebisa mungkin menahan keinginannya dan memprioritaskan kebutuhan. Alokasi dana yang dimiliki pun disertai dengan pertimbangan dan analisis yang baik, sehingga dapat mencapai tujuan keuangan jangka pendek maupun panjang.
Karena penuh pertimbangan itulah, frugal living dapat mendorong seseorang untuk lebih ramah lingungan. Misalnya, dengan melakukan 4 hal berikut. Di kutib dari kumparan.com
1. Mengurangi plastik sekali pakai
Langkah paling sederhana dalam frugal living adalah membiasakan membawa tas belanja sendiri saat beraktivitas. Simpan dua atau tiga tas lipat di dalam tas kerja atau kendaraan untuk berjaga-jaga. Selain membuat pengeluaran belanja lebih murah karena semakin banyak toko yang mengenakan biaya untuk plastik belanja, perilaku ini juga mengurangi sampah plastik yang susah didaur ulang.
Mulai dari tas belanja, kebiasaan ini dapat ditingkatkan dengan mengganti wadah makanan berbahan plastik sekali pakai ke material yang lebih awet dan aman. Seperti kaca, stainless steel, atau silikon food grade.
2. Mengganti tisu dengan kain lap
Meski sepertinya hal kecil, penggunaan tisu berlebihan dapat meningkatkan limbah harian. Pilih kain lap yang dapat dicuci ulang sebagai pilihan yang lebih ramah lingkungan sekaligus ekonomis. Pilih jenis kain sesuai kebutuhan, baik untuk dapur, kendaraan, maupun membersihkan lantai, agar penggunaannya lebih optimal.
3. Merencanakan dan memasak menu harian
Menyiapkan dan membawa makanan sendiri setiap hari tentu dapat menekan pengeluaran harian untuk makan kerap menjadi pos besar dalam anggaran bulanan. Dengan merencanakan menu harian dan memasak sendiri, pengeluaran dapat ditekan signifikan.
Selain lebih hemat, cara ini juga membantu mengurangi sisa makanan karena bahan yang dibeli benar-benar sesuai kebutuhan.
4. Memilih perangkat elektronik hemat energi
Karena menggunakan perangkat elektronik semakin tak dapat dihindari, memilih yang hemat energi menjadi satu-satunya opsi. Jangan lupa, biaya perangkat elektronik mesti dihitung sebagai akumulasi dari harga beli dengan biaya operasionalnya karena ini menyangkut konsumsi listrik yang diperlukan.
. Hemat listrik, lapisan pelindung dari pengaruh lingkungan, hingga ketahanan dari arus listrik tak stabil dengan jaminan garansi panjang.