BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang 1,25–2,5 Meter di Sejumlah Perairan Papua

  • 09 Mar 2026 09:34 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas III Maritim Dok II Jayapura mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang laut dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah wilayah perairan Papua.

Informasi tersebut berlaku mulai 9 Maret 2026 pukul 09.00 wit hingga 12 Maret 2026 pukul 09.00 wit dan ditujukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut.

BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca di wilayah perairan Papua saat ini dipengaruhi oleh adanya bibit siklon tropis 95W yang terpantau di Samudera Pasifik bagian utara Papua. Fenomena tersebut meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah utara Papua dan berpotensi memicu peningkatan kecepatan angin serta tinggi gelombang laut.

Secara umum, pola angin di wilayah perairan utara Papua bergerak dari arah Barat Daya hingga Barat Laut. Potensi angin kencang terpantau di beberapa wilayah perairan, di antaranya Perairan Biak, Perairan Serui-Waropen, Perairan Sarmi-Memberamo dan Perairan Jayapura.

BMKG memprakirakan gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan, yaitu:

  • Perairan Kepulauan Mapia
  • Perairan Utara Serui
  • Perairan Jayapura
  • Perairan Sarmi-Mamberamo
  • Perairan Barat,Timur, Selatan dan Utara Biak

BMKG juga memberikan peringatan bahwa kondisi tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi kapal-kapal berukuran kecil.

Perahu nelayan berpotensi mengalami risiko keselamatan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang sekitar 1,25 meter. Sementara itu, kapal tongkang dapat menghadapi risiko apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang hingga 1,5 meter.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, BMKG mengimbau para nelayan, operator kapal, serta masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan Papua agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan memperhatikan informasi terbaru dari BMKG.

BMKG juga meminta masyarakat untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca dan kondisi gelombang laut guna menghindari risiko kecelakaan di laut selama periode berlakunya peringatan dini tersebut.

Rekomendasi Berita