Pembekuan Cepat Jadi Kunci Produk Nugget tanpa Pengawet
- 03 Okt 2026 00:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Produk makanan beku dapat memiliki masa simpan relatif panjang tanpa bergantung pada bahan pengawet
- Salah satu faktor yang menentukan adalah proses pembekuan cepat serta pemeliharaan suhu melalui sistem rantai dingin
RRI.CO.ID, Jakarta - Produk makanan beku dapat memiliki masa simpan relatif panjang tanpa bergantung pada bahan pengawet. Salah satu faktor yang menentukan adalah proses pembekuan cepat serta pemeliharaan suhu melalui sistem rantai dingin.
Teknologi tersebut antara lain diterapkan pada produk Nugget Kanzler. Produk yang telah melalui proses pemasakan selanjutnya dibekukan menggunakan metode individual quick freezing (IQF).
CEO Consumer Food Cimory Group Axel Sutantio mengatakan, proses produksi harus dimulai dari pemilihan bahan baku yang sesuai. “Bahan bakunya harus benar, kemudian prosesnya harus benar, baru bisa menghasilkan produk yang baik,” kata Axel, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Metode IQF bekerja dengan membekukan produk dalam waktu relatif cepat hingga bagian inti mencapai suhu beku yang ditetapkan. Proses tersebut berbeda dengan pembekuan biasa yang menurunkan suhu secara bertahap.
Pembekuan cepat juga menghasilkan kristal es yang lebih kecil dan merata. Kondisi tersebut membantu menjaga karakteristik serta tekstur produk selama penyimpanan dalam kondisi beku.
Namun, proses pembekuan bukan satu-satunya faktor yang menentukan. Kualitas bahan baku serta tahapan pengolahan juga berperan dalam menjaga mutu produk.
Dalam proses produksinya, Kanzler menggunakan fillet ayam tanpa tulang dan kulit, bukan mechanically deboned meat atau MDM. Keseragaman bahan baku dinilai membantu pengendalian proses produksi, mulai dari komposisi, tekstur, pemasakan hingga pembekuan.
Menurut Axel, penggunaan teknologi pembekuan memungkinkan produk tidak bergantung pada bahan pengawet untuk mempertahankan masa simpannya. “Kita percaya kalau cepat busuk itu lebih baik. Artinya, memang tidak memakai pengawet,” ujarnya.
Setelah proses pembekuan dilakukan, pengendalian suhu tetap diperlukan hingga produk sampai ke tangan konsumen. Produk beku harus disimpan dalam rantai dingin mulai dari gudang, kendaraan berpendingin, freezer di gerai, hingga penyimpanan di rumah. Suhu yang relatif stabil diperlukan agar kondisi produk setelah proses pembekuan tetap terjaga.
Penyimpanan oleh konsumen juga menjadi bagian penting, produk sebaiknya segera dimasukkan ke dalam freezer dan kemasan ditutup rapat setelah dibuka. Proses pencairan dan pembekuan kembali secara berulang juga perlu dihindari karena perubahan suhu dapat memengaruhi mutu produk.
Dengan demikian, masa simpan produk makanan beku tidak hanya ditentukan oleh penggunaan atau ketiadaan bahan pengawet. Pengendalian bahan baku, proses pemasakan, teknologi pembekuan cepat, distribusi dalam rantai dingin, serta penyimpanan di tingkat konsumen merupakan rangkaian yang saling berkaitan.
Teknologi pembekuan tersebut menjadi salah satu metode yang digunakan industri pangan. Ini untuk mempertahankan kualitas produk selama penyimpanan dalam kondisi beku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....