Buku Pengembangan Wisata Halal Diluncurkan di Jakarta
- 19 Sep 2026 01:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pengembangan wisata halal di Indonesia terus menunjukkan potensi seiring banyaknya destinasi yang mendukung kebutuhan wisatawan Muslim
- Penguatan sektor ini juga membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan pariwisata
- Sejumlah peneliti dan akademisi meluncurkan buku berjudul Pengembangan Wisata Halal di Hotel Sofyan Menteng, Jakarta Pusat
RRI.CO.ID, Jakarta - Pengembangan wisata halal di Indonesia terus menunjukkan potensi seiring banyaknya destinasi yang mendukung kebutuhan wisatawan Muslim. Penguatan sektor ini juga membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan pariwisata.
Sejumlah peneliti dan akademisi meluncurkan buku berjudul Pengembangan Wisata Halal di Hotel Sofyan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 19 September 2026. Salah satu penulis utama buku tersebut adalah peneliti wisata halal, Dr. Firly Primadona.
Firly mengatakan, buku tersebut tidak hanya membahas wisata halal dari sisi konseptual. Tetapi juga menawarkan pendekatan yang dapat diterapkan dalam pengembangan destinasi dan industri pariwisata.
“Buku ini kami susun tidak hanya sebagai kajian konseptual tapi juga menawarkan panduan aplikatif dengan harapan akan terwujud sinergi yang kuat. Antara kebijakan pemerintah dan komitmen pelaku usaha dalam pengalaman wisata berstandar tinggi,” kata Firly.
Menurutnya, buku tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu rujukan bagi berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan wisata halal di Indonesia. “Melalui pendekatan tersebut buku ini diharapkan dapat menjadi rujukan para pelaku usaha wisata, pemerintah, pembuat kebijakan serta pihak-pihak lain yang terlibat dalam pengembangan wisata halal di Indonesia,” ujarnya.
Dona menjelaskan, pengembangan wisata halal membutuhkan pemahaman terhadap perubahan karakter wisatawan Muslim. Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan dan sinergi antara pemerintah dengan pelaku usaha menjadi bagian penting dalam pengembangannya.
“Dengan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha. Serta semua yang terlibat dalam wisata halal maka diharapkan wisata halal yang ada di Indonesia akan terus berkembang dan hal itu tentunya memerlukan seperti buku yang saya launching hari ini,” katanya.
Sementara itu, Chairman Indonesian Halal Life Center (IHLC), Sapta Nirwandar, mengatakan wisata halal kini berkembang dari pasar khusus. Atau niche market menjadi bagian penting dalam industri pariwisata global.
“Saya melihat perkembangan tersebut sebagai peluang bagi destinasi untuk memperkuat daya saing. Sekaligus menghadirkan pengalaman wisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan dan isi buku ini merupakan salah satu jawabannya,” kata Sapta.
Menurut Sapta, peluang pengembangan wisata halal perlu diikuti kesiapan setiap destinasi dalam memahami kebutuhan wisatawan dan merespons perubahan industri pariwisata. “Karena itu pengembangan wisata halal tidak cukup hanya berfokus pada pemenuhan standar, tetapi juga perlu memperhatikan kualitas layanan dan pengalaman wisatawan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....