BAZNAS Dorong Fundraising Berbasis Nilai untuk Tingkatkan Kepercayaan Muzaki
- 24 Agt 2026 01:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengkaji reorientasi pengelolaan muzaki melalui strategi fundraising berbasis nilai atau value-driven fundraising.
- Pendekatan ini dibahas dalam forum BAZNAS Knowledge Sharing secara daring, Selasa, 18 Agustus 2026.
- BAZNAS mendorong perubahan paradigma mobilisasi dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari pendekatan transaksional menuju hubungan yang lebih relasional dan spiritual.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengkaji reorientasi pengelolaan muzaki melalui strategi fundraising berbasis nilai atau value-driven fundraising. Pendekatan ini dibahas dalam forum BAZNAS Knowledge Sharing secara daring, Selasa, 18 Agustus 2026.
BAZNAS mendorong perubahan paradigma mobilisasi dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari pendekatan transaksional menuju hubungan yang lebih relasional dan spiritual. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mempertahankan loyalitas muzaki.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., menjadi narasumber utama dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan materi bertajuk "Value-Driven Fundraising Reorientasi Pengelolaan Muzaki".
"Pengelolaan muzaki yang baik akan meningkatkan penghimpunan karena berbasis nilai. Pendekatan ini menciptakan dampak dan kemanfaatan bagi muzaki, amil, mustahik, serta pemangku kepentingan zakat lainnya," ujar Rizaludin.
Rizaludin menjelaskan strategi fundraising berbasis nilai diperkuat melalui empat pilar utama. Keempatnya yakni Dakwah Zakat, Impact Zakat, Management Muzaki, dan Engagement Muzaki.
Menurut Rizaludin, BAZNAS tidak hanya perlu berorientasi pada pencapaian angka penghimpunan ZIS. Pengelolaan muzaki juga harus membangun ekosistem nilai yang menghasilkan perubahan dan kemanfaatan.
Penerapan tata kelola hubungan muzaki secara terstruktur dan konsisten disebut telah memberikan hasil positif. Rizaludin mengungkapkan tingkat retensi muzaki BAZNAS meningkat dari 17 persen menjadi 80 persen setelah strategi tersebut diterapkan.
Transformasi layanan juga disebut berkontribusi terhadap capaian BAZNAS dalam mempertahankan predikat Top Brand Award kategori Lembaga Zakat dan Amal selama lima tahun berturut-turut. Penghargaan tersebut diraih BAZNAS sejak 2022 hingga 2026.
"Kita perbaiki pelayanan ini dan BAZNAS menjadi top di nasional dalam customer service. Kita juga terus mendorong customer experience dan transformasi pelanggan," kata Rizaludin.
Sementara itu, Kepala Divisi Layanan Muzaki Korporasi BAZNAS RI, Hafiza Elvira N., S.Kep., MNLM., menekankan pentingnya pengelolaan muzaki secara efektif. Strategi tersebut dinilai tidak kalah penting dibandingkan upaya meningkatkan penghimpunan dana ZIS.
Hafiza memaparkan hasil riset mengenai hubungan antara pengelolaan muzaki dan tingkat retensi donatur. Menurutnya, pengelolaan yang efektif dapat meningkatkan peluang muzaki untuk kembali berdonasi.
"Pengelolaan muzaki yang efektif dapat meningkatkan retensi muzaki sebesar 41 hingga 68 persen. Karena itu, pengelolaan hubungan dengan donatur perlu dilakukan secara terencana dan berkelanjutan," ujar Hafiza.
BAZNAS menilai strategi fundraising berbasis nilai menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan dengan muzaki. Pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan penghimpunan ZIS, tetapi juga memperkuat kepercayaan dan kemanfaatan zakat bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....