Yuk! Mengenal Hari Tasyrik, Ini Keutamaan dan Amalannya
- 28 Mei 2026 10:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hari Tasyrik berlangsung selama tiga hari setelah Iduladha, yakni 11 hingga 13 Zulhijah
- Umat Islam dianjurkan memperbanyak takbir, tahlil, tahmid, serta berbagai amal saleh
- Pada Hari Tasyrik, umat Islam dilarang berpuasa dan dianjurkan memperbanyak zikir kepada Allah SWT
RRI.CO.ID, Jakarta – Perayaan Iduladha tidak berhenti setelah pelaksanaan salat Id dan penyembelihan hewan kurban. Umat Islam masih memasuki momentum Hari Tasyrik yang berlangsung selama tiga hari, setelah Iduladha.
Hari Tasyrik berlangsung pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah dalam kalender Hijriah atau 27-29 Mei 2026. Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah serta mensyukuri berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT.
Mengutip penjelasan di laman NU, tasyrik berasal dari kata ‘tasyriq’ yang berarti arah terbit matahari. Istilah tersebut berkaitan dengan kebiasaan masyarakat Arab menjemur daging kurban menggunakan sinar matahari.
Imam An-Nawawi menjelaskan, Hari Tasyrik merupakan tiga hari setelah pelaksanaan Hari Nahar atau Iduladha. Pada masa dahulu, masyarakat mengawetkan daging kurban dengan cara dijemur di bawah terik matahari.
Hari Tasyrik ini tidak hanya berkaitan dengan penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging kepada masyarakat. Momentum tersebut juga memiliki keutamaan besar untuk memperbanyak berbagai ibadah dan amal saleh.
Dalam hadis riwayat Imam Muslim, Hari Tasyrik disebut sebagai hari makan, minum, dan berzikir kepada Allah. Karena itu, umat Islam dilarang melaksanakan puasa sunah maupun puasa lainnya selama Hari Tasyrik tersebut.
Berikut beberapa amalan yang dianjurkan selama Hari Tasyrik berlangsung bagi umat Islam:
1. Memperbanyak Takbir
Umat Islam dianjurkan memperbanyak bacaan takbir setelah melaksanakan salat fardu selama Hari Tasyrik berlangsung. Amalan tersebut menjadi bentuk pengagungan kepada Allah SWT pada momentum Iduladha dan Hari Tasyrik.
2. Memperbanyak Tahlil dan Tahmid
Selain takbir, umat Islam juga dianjurkan membaca tahlil dan tahmid dalam berbagai kesempatan sehari-hari. Bacaan zikir tersebut menjadi pengingat agar umat Muslim senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT.
3. Meningkatkan Amal Saleh
Hari Tasyrik menjadi waktu istimewa untuk memperbanyak sedekah serta membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan. Membaca Al-Qur’an dan memperbanyak doa juga termasuk amalan yang dianjurkan selama Hari Tasyrik.
4. Menjaga Silaturahmi
Momentum Hari Tasyrik dapat dimanfaatkan mempererat hubungan bersama keluarga maupun lingkungan masyarakat sekitar. Kebersamaan saat menikmati hidangan kurban juga memperkuat nilai kepedulian sosial antarwarga.
Selain itu, Hari Tasyrik menjadi pengingat pentingnya rasa syukur serta penghambaan sepenuhnya kepada Allah SWT. Momentum tersebut juga mengajarkan umat Islam memperkuat kepedulian sosial melalui berbagai amal kebaikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....