PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Diplomasi Pemerintah Bebaskan Relawan WNI
- 23 Mei 2026 01:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) mengapresiasi langkah diplomasi Pemerintah Republik Indonesia bersama dukungan komunitas internasional yang mendorong pembebasan relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF)
- Termasuk sembilan warga negara Indonesia (WNI). Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar Jazuli Juwaini menilai pembebasan para relawan tersebut menjadi hasil dari tekanan diplomatik dan solidaritas global terhadap misi kemanusiaan
- Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar Jazuli Juwaini menilai pembebasan para relawan tersebut menjadi hasil dari tekanan diplomatik dan solidaritas global terhadap misi kemanusiaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) mengapresiasi langkah diplomasi Pemerintah Republik Indonesia bersama dukungan komunitas internasional yang mendorong pembebasan relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF). Termasuk sembilan warga negara Indonesia (WNI).
Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar Jazuli Juwaini menilai pembebasan para relawan tersebut menjadi hasil dari tekanan diplomatik dan solidaritas global terhadap misi kemanusiaan. Bagi masyarakat Gaza dan Palestina.
“PB Mathla’ul Anwar mengapresiasi langkah cepat Pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri serta dukungan berbagai elemen masyarakat sipil dan komunitas internasional,” kata Jazuli, Sabtu, 23 Mei 2026.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Turki yang dinilai turut mendukung proses pembebasan relawan melalui koordinasi bersama pemerintah Indonesia. Meski para relawan telah dibebaskan, PBMA menyayangkan perlakuan yang dialami para aktivis kemanusiaan dan awak media selama masa penahanan.
Menurut Jazuli, tindakan tersebut perlu menjadi perhatian serius masyarakat internasional karena berkaitan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan dan hukum internasional. “Persoalan ini tidak boleh berhenti pada pembebasan relawan semata, tetapi juga harus menjadi perhatian dunia internasional agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujarnya.
PB Mathla’ul Anwar juga mendorong komunitas internasional untuk terus memperkuat dukungan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina. Termasuk memastikan distribusi bantuan dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Selain itu, Jazuli menegaskan solidaritas kemanusiaan terhadap rakyat Palestina harus terus dijaga sebagai bagian dari upaya memperjuangkan nilai keadilan dan kemanusiaan universal. “Solidaritas kemanusiaan harus terus dijaga demi mendukung perdamaian dan nilai-nilai kemanusiaan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....