Pendap, Makanan Tradisional yang Bertahan Eksis

  • 23 Mei 2024 20:16 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu: Salah satu makanan khas Bengkulu adalah pendap. Makanan tradisional ini terbilang unik karena bahan baku yang digunakan serta lamanya proses produksi.

Pendap merupakan makanan yang terdiri dari satu atau dua potong ikan, dibalur dengan bumbu bewarna kuning dengan dominasi kelapa. Selanjutnya dibungkus dengan daun keladi atau daun pepaya.

Daun keladai atau pepaya ternyata bukanlah pembungkus yang nantinya akan dibuang, melainkan bagian dari makanan yang harus ikut serta dimakan. Sebelum di masak, pendap dibungkus dengan daun pisang.

Lama proses memasak pendap sekitar 4-6 jam. Dikukus pada dandang besar, agar pendap benar-benar matang sempurna serta daun keladi atau pepaya benar-benar lembut.

Adapun citarasa pendap adalah gurih, asin dan manis yang bercampur secara sempurna. Sekaligus terdapat rasa pedas dari cabai yang bercampur pada bumbu kuning.

Di kota Bengkulu salah seorang pengrajin pendap adalah Cik Sur. Ia sudah menjadi pengrajin pendap sejak puluhan tahun.

Ia berdagang di jalan Irian kelurahan Tanjung Jaya kota Bengkulu. Ia tidak sendiri, disana terdapat 7-10 orang pendagang pendap lainnya.

Para pedagang dna pengrajin pendap ini setiap hari menjajakan pendap, baik itu varian daun pepaya atau dan keladi. Satu pendap biasanya dijual 10-12 ribu Rupiah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....