Tingkat Keketatan Masuk Unib Capai 13,77 Persen

  • 06 Okt 2026 13:07 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Antusiasme masyarakat terhadap Universitas Bengkulu (Unib) menunjukkan peningkatan yang sangat tinggi di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Indra Cahyadinata. Pada tahun ini, jumlah total peminat yang mendaftar ke kampus tersebut mencapai 42.854 orang atau melonjak naik sekitar 2.000 pendaftar dari periode sebelumnya.

Dari total pendaftar yang membludak tersebut, tercatat hanya sebanyak 5.900 peserta saja yang berhasil lolos dan diterima. Pembatasan jumlah kelulusan ini diterapkan dengan tingkat keketatan masuk yang ketat, yakni mencapai angka 13,77 persen.

Kebijakan seleksi ketat tersebut sengaja diambil demi menjaga proporsionalitas ideal di lingkungan kampus. Langkah ini dipertahankan agar rasio dosen dan mahasiswa tetap seimbang sehingga proses kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal.

"Kita tidak bisa menambah semaunya jumlah yang diterima, karena kita harus pertahankan kualitas juga, apalagi itu akan berdampak pada penilaian akreditasi. Mereka masuk lewat jalur tanpa tes, UTBK, mandiri dan jamak Unib," kata Rektor pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Reputasi kampus kian diperkuat lewat kehadiran puluhan mahasiswa asing dari berbagai negara yang datang menimba ilmu. Tahun 2026 ini, Unib menerima 26 mahasiswa asing yang langsung bergabung di kelas reguler umum dan dibekali kemampuan bahasa Indonesia melalui program BIPA.

Seluruh mahasiswa asing tersebut mendapatkan fasilitas pendanaan penuh atau full funding dari universitas serta ditempatkan di mess Unib dan asrama putri. "Kehadiran mahasiswa asing dan perluasan jejaring global ini sengaja kita dorong untuk mempromosikan Unib di kancah internasional seiring dengan berbagai capaian akademik lainnya," ujar Rektor.

Rektor menambahkan, sebagai wujud peningkatan mutu layanan lulusan di era global, terhitung mulai April 2026 Unib resmi menerbitkan transkrip nilai dan ijazah dalam tiga bahasa. Langkah strategis ini diterapkan untuk membuka peluang yang lebih luas bagi para alumni agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Rektor menutup pemaparan kinerjanya dengan menekankan bahwa seluruh capaian besar ini didedikasikan sepenuhnya bagi kemajuan daerah dan nasional. "Keberhasilan semua itu akan kita ukur dari manfaat yang dirasakan masyarakat Bengkulu dan Indonesia atas kehadiran Unib," kata Prof. Indra Cahyadinata.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....