BEM Unib Dipercaya Pimpin Forum Perempuan BEM Seluruh Indonesia
- 27 Agt 2026 06:17 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kiprah mahasiswa Universitas Bengkulu (Unib) di tingkat nasional kembali mencatat prestasi. Menteri Pergerakan Perempuan BEM KBM Unib, Nindy Amelia, terpilih sebagai Koordinator Forum Perempuan Aliansi BEM SI periode 2026–2027 dalam Musyawarah Nasional (Munas) BEM SI XIX di Politeknik Negeri Semarang, yang digelar awal Agustus 2026.
Munas XIX mempertemukan perwakilan BEM dari sekitar 150 perguruan tinggi yang tergabung dalam Aliansi BEM SI. Forum tersebut menjadi ruang evaluasi, konsolidasi, perumusan arah gerak organisasi, serta pemilihan jajaran koordinator BEM SI untuk periode satu tahun ke depan.
Unib mengirimkan tiga delegasi, yakni Presiden Mahasiswa BEM KBM Unib M. Ghifar Alfarizsy, Menteri Luar Negeri Ales Arta Rajasyah, dan Menteri Pergerakan Perempuan Nindy Amelia. Ketiganya aktif mengikuti persidangan, diskusi, penyampaian gagasan, serta perumusan arah gerak Aliansi BEM SI.
Terpilihnya Nindy menjadi momentum penting bagi BEM KBM Unib untuk memperkuat gerakan mahasiswa perempuan di tingkat nasional. Forum Perempuan BEM SI diharapkan menjadi ruang konsolidasi, pertukaran gagasan, dan pengawalan berbagai persoalan perempuan secara berkelanjutan.
BEM KBM Unib juga berkomitmen membawa isu perempuan dari tingkat daerah ke ruang pembahasan nasional. Amanah tersebut sekaligus membuka peluang memperluas jejaring dan kolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Presiden Mahasiswa BEM KBM Unib M. Ghifar Alfarizsy menyebut Munas XIX memberikan pengalaman penting bagi delegasi dalam memahami dinamika organisasi mahasiswa tingkat nasional. Menurutnya, forum tersebut juga menjadi kesempatan memperluas jejaring dan kerja sama antarmahasiswa dari berbagai daerah.
“Dinamika forum menjadikan kita lebih dewasa dalam menjalankan forum bermusyawarah dan lebih fokus merumuskan arah gerak BEM SI satu tahun ke depan guna mengevaluasi serta menjaga marwah gerakan mahasiswa,” ujar Ghifar. Ia berharap pengalaman yang diperoleh dapat dibawa pulang untuk memperkuat tata kelola dan gerakan mahasiswa di lingkungan Unib.
Ghifar menilai terpilihnya Nindy sebagai Koordinator Forum Perempuan BEM SI merupakan momentum bersejarah bagi BEM KBM Unib. Ia berharap amanah tersebut dapat dimaksimalkan untuk mewadahi dan memfasilitasi isu-isu perempuan di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
Munas XIX juga dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Ph.D. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya organisasi mahasiswa sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan, pengembangan kapasitas, profesionalisme, dan integritas generasi muda.
Seluruh rangkaian Munas berlangsung tertib melalui mekanisme musyawarah, mulai dari persidangan hingga pengambilan keputusan. Bagi Unib, capaian tersebut menjadi bukti semakin kuatnya kontribusi mahasiswa Bengkulu dalam ruang kepemimpinan dan gerakan mahasiswa di tingkat nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....