Pemkot dan UNIB Perkuat City Branding Bengkulu

  • 15 Sep 2026 08:22 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengapresiasi peluncuran buku berjudul “Ekosistem City Branding Partisipatif: Orkestrasi Potensi Wisata, Budaya dan Lanscape Digital Kota Bengkulu” yang merupakan karya mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu (UNIB) angkatan ke-16. Peluncuran buku tersebut berlangsung di Gedung Merah Putih, Kota Bengkulu, dan dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu, akademisi, komunitas kreatif serta perwakilan media massa.

Buku tersebut lahir dari mata kuliah Media dan Manajemen Pencitraan pada Program Magister Ilmu Komunikasi UNIB. Menurut Dedy, karya tersebut tidak hanya menjadi produk akademik, tetapi juga dapat menjadi sumber gagasan yang bisa dimanfaatkan Pemerintah Kota Bengkulu dalam membangun citra dan identitas kota.

Dedy menilai penguatan city branding penting dilakukan agar Kota Bengkulu semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional. Branding kota yang kuat dinilai dapat mendorong lebih banyak masyarakat dari luar daerah untuk datang dan mengenal berbagai potensi yang dimiliki Bengkulu.

Ia berharap berbagai gagasan yang tertuang dalam buku tersebut tidak berhenti sebagai karya akademik, tetapi dapat dikembangkan menjadi program yang memberikan manfaat nyata bagi daerah. “Kalau orang datang ke Kota Bengkulu, kota ini akan ramai, dia akan menginap, dia akan belanja dan memajukan ekonomi kita,” ujar Dedy, Senin 14 September 2026.

Karena itu, Dedy mengusulkan adanya kolaborasi yang lebih resmi antara Pemerintah Kota Bengkulu dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIB untuk menindaklanjuti gagasan-gagasan tersebut. “Intinya kami butuh ide dan gagasan karena gudangnya ide itu ada di kampus, sementara untuk kegiatan yang aplikatif itu adanya di pemerintah kota,” katanya.

Menurut Dedy, perguruan tinggi memiliki kekuatan dalam menghasilkan kajian, konsep dan gagasan berdasarkan ilmu pengetahuan. Sementara pemerintah memiliki kewenangan dan perangkat untuk menerjemahkan gagasan tersebut menjadi program yang dapat diterapkan di tengah masyarakat.

Kolaborasi kedua pihak dinilai dapat menjadi langkah strategis untuk mengembangkan potensi Kota Bengkulu, khususnya sektor pariwisata, budaya dan ekonomi kreatif. Pemanfaatan media digital juga dinilai penting untuk memperluas jangkauan promosi serta membangun citra Kota Bengkulu di tengah perkembangan teknologi informasi.

Ia menilai keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan daerah perlu terus diperkuat. Berbagai persoalan dan potensi yang dimiliki Kota Bengkulu dapat dikaji dari perspektif akademik sehingga pemerintah memperoleh lebih banyak alternatif gagasan dalam menyusun kebijakan.

Melalui peluncuran buku tersebut, Pemkot Bengkulu berharap hubungan kemitraan dengan Universitas Bengkulu semakin kuat. Sinergi pemerintah dan akademisi diharapkan mampu menghasilkan berbagai inovasi yang dapat memperkuat identitas Kota Bengkulu sekaligus memberikan dampak terhadap perkembangan ekonomi dan pariwisata daerah.

Penguatan city branding nantinya tidak hanya berfokus pada promosi, tetapi juga bagaimana potensi wisata, budaya, ekonomi kreatif. Dan ruang digital dapat dikelola secara bersama sehingga membentuk citra Kota Bengkulu yang kuat dan mudah dikenal masyarakat luas.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....