Hari Karantina ke-149, Karantina Bengkulu Tanam 149 Pohon di Pulau Baai
- 06 Okt 2026 10:49 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Balai Karantina Bengkulu menanam 149 pohon di kawasan Dermaga ASDP Pulau Baai, Kota Bengkulu, Selasa 6 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Karantina ke-149 dan Hari Ulang Tahun Badan Karantina Indonesia ke-3.
Kepala Balai Karantina Bengkulu, Dr. drh. Betty Fajarwati, M.H., mengatakan penanaman pohon merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang digelar sejak 9 September hingga 25 Oktober 2026. Sebanyak 149 pohon tanaman keras dan buah ditanam untuk mendukung upaya menjaga keamanan hayati di wilayah Bengkulu.
Pohon yang ditanam tersebut berasal dari Balai Perbenihan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu serta Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS). Penanaman dilakukan di kawasan Pulau Baai sebagai bagian dari upaya penghijauan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap perlindungan lingkungan dan sumber daya hayati.
“Penanaman pohon ini sesuai dengan tugas kami untuk melindungi keamanan hayati. Mudah-mudahan seluruh pohon yang ditanam bisa hidup dan menjadi bagian dari perlindungan keamanan hayati di Pulau Baai,” kata Betty.
Menurut Betty, rangkaian kegiatan Hari Karantina tahun ini tidak hanya berfokus pada kegiatan internal, tetapi juga menyentuh langsung masyarakat. Pekan sebelumnya, Karantina Bengkulu menggelar pengobatan gratis dan vaksinasi terhadap hewan penular rabies di Pulau Baai dengan jumlah hewan yang divaksinasi hampir 300 ekor.
Karantina Bengkulu juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi sekitar 150 masyarakat dengan menggandeng Puskesmas Betungan dan Kecamatan Selebar. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan bazar pangan murah di Kelurahan Betungan.
Betty menyebut rangkaian kegiatan berikutnya akan dilanjutkan dengan anjangsana, kuliah umum di Universitas Bengkulu serta pembersihan tumbuhan asing invasif. Pembersihan tersebut direncanakan dilakukan di kawasan sekitar Pantai Panjang.

Ia berharap rangkaian kegiatan tersebut semakin memperkenalkan peran karantina kepada masyarakat. Menurutnya, tugas karantina bukan hanya mencegah masuk dan tersebarnya penyakit, tetapi juga melindungi kekayaan hayati, mendukung ketahanan pangan dan menjadi bagian dari diplomasi ekonomi.
“Harapan kami, karantina semakin dikenal masyarakat. Kami tidak hanya mencegah penyakit, tetapi juga melindungi kekayaan hayati, mendukung ketahanan pangan dan menjadi bagian dari diplomasi ekonomi,” ujarnya.
Peringatan Hari Karantina ke-149 tahun ini mengusung tema “Dari Penjaga Gerbang ke Diplomasi Ekonomi Menuju Indonesia Emas.” Tema tersebut menegaskan perluasan peran karantina dari pengawasan di pintu masuk dan keluar wilayah menjadi bagian dari penguatan perdagangan serta perekonomian nasional.
Betty mengatakan seluruh rangkaian kegiatan juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi Karantina Bengkulu dengan pemerintah daerah, masyarakat dan para pemangku kepentingan. Ia berharap dukungan tersebut terus berlanjut agar fungsi perlindungan sumber daya hayati dapat berjalan secara berkelanjutan.
Penanaman pohon ini dihadiri oleh mitra Karantia seperti ASDP, Pelindo Bengkulu, Kepolisian Sektor Selebar dan mitra media.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....