Disdukcapil Kota Bengkulu Gencarkan “Kejar Bola” Penuhi Adminduk Warga

  • 02 Okt 2026 12:05 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bengkulu mempercepat pemenuhan administrasi kependudukan (adminduk) bagi masyarakat, terutama remaja yang memasuki usia wajib KTP dan warga penyandang disabilitas. Petugas secara aktif mendatangi warga yang membutuhkan pelayanan.

Kepala Disdukcapil Kota Bengkulu, Widodo, mengatakan pelayanan adminduk kini tidak lagi hanya mengandalkan pola menunggu masyarakat datang ke kantor. Menurutnya, strategi tersebut dilakukan melalui gerakan “kejar bola”, dengan menyasar langsung kelompok masyarakat yang masih belum memiliki dokumen kependudukan secara lengkap.

“Langkah yang kami lakukan saat ini bukan lagi sekadar jemput bola, tetapi kita langsung kejar bola. Ini adalah gerakan kejar bola disabilitas dalam rangka pemenuhan adminduk,” ujar Widodo.

Salah satu sasaran utama adalah remaja pemula yang memasuki usia 16 dan 17 tahun. Disdukcapil mendorong agar proses perekaman KTP elektronik dilakukan lebih awal sehingga ketika memasuki usia wajib KTP, dokumen kependudukan mereka sudah dapat dipenuhi.

Selain remaja pemula, perhatian khusus diberikan kepada warga penyandang disabilitas yang mengalami keterbatasan untuk datang langsung ke kantor pelayanan. Untuk menjangkau warga tersebut, Disdukcapil Kota Bengkulu memanfaatkan sistem digital terintegrasi Machine-to-Machine (M2M) yang didukung alat perekaman KTP-El mobile.

Peralatan tersebut memungkinkan petugas melakukan perekaman data biometrik secara langsung di lokasi warga. Bahkan, pelayanan dapat dilakukan hingga ke rumah warga yang memiliki keterbatasan fisik.

Widodo mengatakan, pendekatan tersebut bukan hanya berkaitan dengan kelengkapan dokumen kependudukan, tetapi juga untuk memastikan warga mendapatkan hak atas berbagai pelayanan pemerintah. “Tujuannya jelas, agar setelah data kependudukannya lengkap, OPD lain dapat segera memfasilitasi jaminan BPJS Kesehatannya maupun menyalurkan bantuan sosial lainnya yang sesuai dengan kondisi disabilitas warga tersebut,” katanya.

Menurutnya, data kependudukan yang lengkap menjadi salah satu dasar bagi pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, warga yang belum memiliki dokumen kependudukan perlu segera didata dan dilayani.

Pemanfaatan teknologi juga diharapkan membuat pelayanan lebih cepat dan efisien. Petugas tidak harus membawa warga ke kantor Disdukcapil, karena proses perekaman dapat dilakukan langsung di lokasi dengan menggunakan perangkat mobile.

Disdukcapil Kota Bengkulu optimistis pola pelayanan “kejar bola” yang didukung teknologi M2M dan alat KTP-El mobile dapat mempercepat penyelesaian perekaman bagi wajib KTP pemula maupun kelompok rentan. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang lebih dekat, mudah dan dapat dijangkau seluruh masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....