Dinsos Pastikan Penerima Bansos Terlibat Judol Tidak Lagi Menerima Bantuan
- 22 Sep 2026 13:55 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Dinas Sosial Kota Bengkulu memastikan penerima bantuan sosial yang terbukti terlibat judi online (judol) tidak akan kembali mendapatkan bantuan pemerintah. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan bantuan sosial diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Kepala Dinsos Kota Bengkulu, Afriyenita mengatakan, hingga triwulan ketiga 2026 tercatat sebanyak 4.322 penerima bansos di Kota Bengkulu yang terindikasi terlibat aktivitas judi online. Namun, data tersebut masih akan melalui proses pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kebenaran informasi serta kondisi masing-masing penerima.
"Ya dari data kita itu sebenarya sekitar 4.322 data penerima bansos di kota terindikasi judol. Namun data ini masih kita dalami, apakah ada diantanya yang masih bisa kita berikan bantuan, karena tidak terlibat secara langsung," ujarnya, saat menjadi narsumber dalam dialog Bengkulu Menyapa di RRI Bengkulu, Selasa 22 September 2026.
Afriyenita menjelaskan, dalam proses verifikasi ditemukan pula kondisi tertentu yang perlu mendapat perhatian. Misalnya, penerima bantuan merupakan seorang nenek, sementara aktivitas judi online dilakukan oleh cucunya.
Menurutnya, kondisi seperti ini tidak dapat langsung disamakan dengan penerima yang memang terlibat langsung dalam judi online. Oleh karena itu, Dinsos akan melakukan pendataan dan verifikasi secara lebih mendalam.
"Kalau misalnya neneknya yang mendapatkan bantuan, tetapi cucunya yang melakukan judi online. Ini akan kita perjuangkan karena penerima sebenarnya tidak terlibat langsung," kata Afriyenita.
Dinsos Kota Bengkulu akan terus melakukan pemeriksaan terhadap data penerima bansos agar kebijakan penghentian bantuan dapat diterapkan secara tepat. Verifikasi tersebut juga dilakukan untuk memastikan masyarakat yang masih memenuhi kriteria tetap mendapatkan hak bantuan sosial sesuai ketentuan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....