Bengkulu Dapat Alokasi 55 Hektare untuk Pengembangan Bawang Putih
- 11 Sep 2026 19:45 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Program pemerintah pusat dalam mendorong pengembangan komoditas bawang putih mulai direalisasikan di Provinsi Bengkulu pada 2026. Untuk tahap awal, tiga kabupaten mendapat alokasi lahan pengembangan bawang putih dengan total luas mencapai 55 hektare.
Ketiga daerah tersebut yakni Kabupaten Rejang Lebong seluas 20 hektare, Kabupaten Lebong 10 hektare, dan Kabupaten Kepahiang 25 hektare. Pengembangan di tiga wilayah ini menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan swasembada bawang putih sekaligus meningkatkan produksi komoditas hortikultura di daerah.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Sri Herlin Despita, mengatakan petani penerima program akan mendapatkan dukungan pemerintah pusat selama proses budidaya. Bantuan tersebut meliputi bibit bawang putih, sarana dan prasarana pendukung, pupuk, serta kebutuhan produksi lainnya sesuai program bantuan.
Saat ini, proses pendataan dan verifikasi calon penerima bantuan masih dilakukan oleh pemerintah daerah bersama pihak terkait. Sementara itu, sebagian sarana dan prasarana pendukung program disebut telah tiba di daerah, sedangkan kebutuhan bibit untuk sebagian lokasi masih menunggu distribusi sesuai jadwal dari pemerintah pusat.
Berdasarkan informasi dari Kementerian Pertanian, kebutuhan bibit diperkirakan tiba pada Oktober 2026 dan selanjutnya penanaman ditargetkan mulai November. Dengan masa budidaya sekitar tiga bulan, panen bawang putih diproyeksikan berlangsung pada Februari hingga Maret 2027.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap dukungan sarana produksi tersebut dapat membantu petani menjalankan budidaya secara optimal dan meningkatkan hasil produksi bawang putih. Pengembangan komoditas ini juga diharapkan membuka peluang bagi petani untuk memperluas usaha hortikultura yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
Keberhasilan program tersebut akan bergantung pada kesiapan lahan, ketersediaan sarana produksi, pendampingan petani, serta pemeliharaan tanaman hingga masa panen. Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap pengembangan bawang putih tidak berhenti pada tahap penanaman, tetapi dapat berlanjut dan diperluas sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi petani serta memperkuat produksi bawang putih di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....