RT/RW Jadi Kendala Pengembangan Kawasan Industri Pulai Baai

  • 30 Sep 2026 19:40 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Rencana pembangunan kawasan industri di Pulau Baai, Kota Bengkulu, saat ini masih dalam tahap persiapan. Pengembangan kawasan tersebut masih terkendala penyelesaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bengkulu yang menjadi salah satu dasar dalam perencanaan kawasan.

Pemerintah Kota Bengkulu saat ini telah melakukan proses lelang untuk menunjuk pihak ketiga yang akan melakukan review terhadap RTRW Kota Bengkulu. Review tersebut diperlukan untuk memastikan rencana tata ruang dapat mengakomodasi pengembangan kawasan industri di wilayah Pulau Baai.

Penyesuaian RTRW menjadi tahapan penting sebelum pembangunan kawasan industri dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya. Pemerintah perlu memastikan rencana pengembangan kawasan industri telah sesuai dengan peruntukan ruang dan ketentuan tata ruang yang berlaku.

Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, mengatakan pemerintah provinsi masih menunggu proses review dan penyesuaian RTRW Kota Bengkulu. Setelah proses tersebut selesai dan penyesuaian tata ruang ditetapkan, pemerintah provinsi baru dapat melanjutkan tahapan pembangunan kawasan industri di Pulau Baai.

Menurut Denni, penyelesaian RTRW menjadi salah satu faktor penting agar rencana pengembangan kawasan industri dapat berjalan sesuai dengan perencanaan. Karena itu, pemerintah provinsi terus mendorong Pemerintah Kota Bengkulu agar proses tersebut dapat segera diselesaikan.

Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap penyesuaian tata ruang dapat memberikan kepastian terhadap rencana pengembangan kawasan industri di Pulau Baai. Kepastian tersebut diperlukan agar tahapan pembangunan selanjutnya dapat dilakukan dengan landasan tata ruang yang jelas.

R.A. Denni mengatakan pemerintah provinsi terus mendorong percepatan penyelesaian RTRW Kota Bengkulu agar rencana pengembangan kawasan industri di Pulau Baai dapat segera direalisasikan. Menurutnya, penyelesaian tata ruang menjadi bagian penting untuk mendukung kelanjutan pembangunan kawasan industri tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....