Bengkulu Utara Jalani Penilaian Parasamya Karya Kencana 2026

  • 11 Sep 2026 17:40 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu — Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mewakili Provinsi Bengkulu dalam penilaian Apresiasi Parasamya Karya Kencana 2026 Kategori Regional III. Tahapan uji presentasi dan wawancara dilakukan secara virtual melalui Zoom, Kamis 10 September 2026.

Dalam penilaian Regional III, Bengkulu Utara bersaing dengan Kabupaten Jembrana, Kota Balikpapan, Kabupaten Tebo, dan Kabupaten Sleman. Penilaian tersebut menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

Presentasi disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Utara, H. Fitriyansyah, S.STP., M.M., dari Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkulu Utara. Ia didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bengkulu Utara Nova Hendriani, Kepala Dinas Kesehatan Faizal Hadi, serta jajaran pejabat Pemkab Bengkulu Utara.

Dalam presentasi tersebut, Pemkab Bengkulu Utara memaparkan inovasi pelayanan KB, dukungan anggaran, sarana dan prasarana, serta peningkatan mutu pelayanan. Program yang disampaikan diarahkan untuk memenuhi hak reproduksi masyarakat melalui pelayanan KB yang bermutu dan berkelanjutan.

Bengkulu Utara sebelumnya meraih sejumlah capaian tingkat Provinsi Bengkulu, antara lain peringkat pertama pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) terbanyak pada Harganas ke-31 tahun 2024. Bengkulu Utara juga menjadi daerah dengan realisasi DAK Fisik KB tertinggi tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu pada 2025.

Capaian lainnya adalah pelayanan vasektomi serentak terbanyak pada 21–22 April 2025 serta kontribusi dalam Peta Jalan Kependudukan melalui pemenuhan 30 indikator utama pembangunan kependudukan. Kabupaten Bengkulu Utara juga mendapat apresiasi atas Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025 yang dinilai berjalan presisi dan akuntabel.

Untuk mendukung penurunan stunting dan meningkatkan kesehatan ibu, DPPKB Bengkulu Utara menjalankan tiga inovasi, yakni JALI KEREN, MEKAR BUMI, dan JEBOL BUMDES. Ketiganya diarahkan untuk meningkatkan partisipasi pria dalam program KB, memperkuat pengelolaan data, serta meningkatkan edukasi dan pelayanan KB bagi ibu hamil.

JALI KEREN mendorong peningkatan partisipasi pria dalam KB sekaligus mendukung pengembangan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) dan kepedulian terhadap lingkungan. MEKAR BUMI mengintegrasikan pengelolaan data KB dan informasi melalui media sosial untuk mendukung deteksi dini serta intervensi penurunan stunting.

Sementara JEBOL BUMDES atau Jemput Bola Ibu Hamil di Desa dilakukan melalui edukasi proaktif sejak masa kehamilan hingga kesepakatan penggunaan KB pascapersalinan. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan menekan angka kematian ibu di Bengkulu Utara.

DPPKB Bengkulu Utara juga berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika untuk memperluas edukasi program Bangga Kencana kepada masyarakat. Penyebarluasan informasi dilakukan melalui Radio Kharisma milik Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara yang menjangkau masyarakat di wilayah tersebut.

Dukungan penilaian juga diberikan Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu yang mengikuti proses secara virtual dari ruang rapat kepala perwakilan. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., hadir bersama Sekretaris Perwakilan BKKBN Weldi Suisno dan Ketua Tim Kerja 2 Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Else Triana Putri.

Tim penilai pusat diwakili dr. Desi Lokitasari Nasution dari Direktorat Bina Akses Pelayanan Keluarga Berencana Kemendukbangga/BKKBN. Penilaian antara lain mencakup Method Information Index (MII) untuk memastikan hak informed choice akseptor serta Indeks Kualitas Pelayanan (IKP) KB.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu dr. Zamhir Setiawan mengatakan Apresiasi Parasamya Karya Kencana tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan dan penguatan mutu pelayanan KB. Menurutnya, peningkatan budaya mutu perlu dilakukan secara berkelanjutan dalam pelaksanaan program KB.

Pemkab Bengkulu Utara berharap capaian, inovasi, dan kolaborasi yang telah dilakukan dapat memperkuat posisi daerah dalam penilaian tingkat nasional. Hasil akhir Apresiasi Parasamya Karya Kencana 2026 dijadwalkan diumumkan menjelang puncak peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia 2026.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....