KPMD Bengkulu 2026 Resmi Berakhir, 1.500 Pramuka Kembali ke Daerah
- 06 Sep 2026 17:35 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu — Kemah Pramuka Madrasah Daerah (KPMD) Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026 resmi berakhir, Minggu 6 September 2026. Sebanyak 1.500 Pramuka Madrasah dari 75 pangkalan kembali ke daerah masing-masing setelah empat hari mengikuti berbagai kegiatan di bumi perkemahan.
Penutupan KPMD dilakukan melalui upacara di bumi perkemahan dengan Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. Sri Ihsan, M.Pd.I., sebagai pembina upacara. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor III UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Dr. Rahmat Ramdhani, S.Sos.I., M.Sos.I., Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Dr. H. Hamdani, M.Pd., Ketua Kwartir Daerah 07 Bengkulu, pembina, pendamping, dan peserta KPMD.
Dalam amanatnya, Sri Ihsan meminta peserta tidak menganggap berakhirnya perkemahan sebagai berakhirnya pembelajaran selama KPMD. Menurutnya, pengalaman hidup bersama, menghadapi tantangan, disiplin, dan bekerja sama harus diterapkan setelah peserta kembali ke daerah masing-masing.
Sri Ihsan mengatakan KPMD bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter peserta. Kegiatan tersebut mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kepedulian, keberanian, kerja sama, serta pentingnya menjaga akhlak.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan bagian dari Gerakan Pramuka dan sejalan dengan pendidikan di madrasah. Karena itu, peserta diminta menerapkan pengalaman yang diperoleh selama perkemahan dalam kehidupan sehari-hari.
Sri Ihsan meminta peserta menunjukkan perubahan setelah kembali ke madrasah, rumah, dan lingkungan masyarakat. Ia berharap peserta menjadi lebih disiplin di madrasah, berbakti kepada orang tua, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga meminta peserta terus mengembangkan diri setelah mengikuti KPMD. Menurutnya, generasi muda harus memiliki keberanian, kemampuan bekerja sama, tidak mudah menyerah, serta tetap memegang nilai agama dan akhlak.
Sri Ihsan turut meminta pembina dan pendamping terus memberikan pembinaan kepada peserta setelah kegiatan berakhir. Menurutnya, potensi generasi muda madrasah harus dikembangkan melalui pembinaan yang berkelanjutan.
Sri Ihsan menyampaikan apresiasi kepada panitia, pembina, pendamping, peserta, dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan KPMD 2026. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan selama kegiatan berlangsung.
KPMD Tahun 2026 mengusung tema “Mewujudkan Generasi Muda yang Maju, Bermutu dan Mendunia”. Usai upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang berbagai perlombaan yang digelar selama perkemahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....