KPMD Perdana Bengkulu Diikuti 1.500 Peserta, Ditargetkan Rutin Setiap Tahun

  • 05 Sep 2026 07:28 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Sebanyak 1.500 peserta dari 75 pangkalan madrasah se-Provinsi Bengkulu mengikuti Kemah Pramuka Madrasah Daerah (KPMD) Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026. Kegiatan yang untuk pertama kalinya digelar di Bengkulu ini menjadi awal pembentukan wadah pembinaan kepramukaan madrasah di tingkat provinsi.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., menyebut pelaksanaan perdana KPMD sebagai momentum penting bagi pembinaan Pramuka di lingkungan madrasah. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin dan terus dikembangkan pada tahun-tahun berikutnya.

“Hari ini merupakan sejarah dan kebanggaan kami Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu,” ujar Saefudin saat menyampaikan laporan pelaksanaan KPMD 2026 pada pembukaan kegiatan, Jumat 4 September 2026.

Menurut Saefudin, KPMD tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya peserta didik dari berbagai madrasah. Selama empat hari, peserta akan mengikuti kegiatan yang dirancang untuk melatih kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta kemampuan beradaptasi.

Ia menilai pengalaman langsung di lapangan menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter peserta didik. Tantangan selama perkemahan mendorong peserta belajar bekerja dalam kelompok, membagi tugas, menyelesaikan persoalan, dan berinteraksi dengan peserta dari madrasah lain.

“Melalui KPMD ini kita ingin membangun identitas, kemandirian, disiplin dan tanggung jawab peserta didik. Nilai-nilai keagamaan juga harus tetap menjadi bagian dari proses tersebut,” kata dia.

KPMD perdana ini juga mengangkat kepedulian terhadap lingkungan melalui penguatan ekoteologi yang menjadi bagian dari Asta Protas Kementerian Agama. Pesan tersebut tidak hanya disampaikan dalam materi, tetapi diterapkan melalui sejumlah kegiatan yang melibatkan peserta secara langsung.

Pada Sabtu, 5 September 2026, peserta dijadwalkan melakukan pelepasliaran burung dan penebaran benih ikan. Kegiatan tersebut menjadi sarana mengenalkan kepedulian terhadap alam sekaligus menghubungkan nilai kepramukaan dengan upaya menjaga lingkungan.

Saefudin berharap KPMD 2026 tidak berhenti sebagai kegiatan perdana yang hanya berlangsung satu kali. Menurutnya, kesinambungan kegiatan diperlukan agar pembinaan kepramukaan di madrasah memiliki ruang yang konsisten dan dapat berkembang dari tahun ke tahun.

“Semoga kegiatan ini bukan hanya menjadi yang pertama. Tetapi bisa terus kita laksanakan secara rutin dan semakin baik pada tahun-tahun berikutnya,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....