Uji Kekompakan dan Ketangkasan, 75 Pangkalan Ikuti Lomba Pioneering KPMD

  • 05 Sep 2026 08:20 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Sebanyak 75 pangkalan madrasah dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu mengikuti lomba Pioneering dalam rangkaian Kemah Pramuka Madrasah Daerah (KPMD) Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026. Perlombaan yang digelar di Lapangan STQ Bengkulu, Jumat, 4 September 2026 menjadi ajang menguji keterampilan, ketelitian, serta kekompakan para Pramuka Madrasah.

Seluruh pangkalan yang mengikuti KPMD turut ambil bagian dalam perlombaan tersebut, terdiri atas 40 pangkalan golongan Penegak dan 35 pangkalan golongan Penggalang. Dengan berbekal tongkat dan tali, peserta dituntut mampu menerapkan keterampilan kepramukaan dalam membangun konstruksi pioneering sesuai dengan ketentuan perlombaan.

Proses tersebut membutuhkan ketepatan dalam membuat simpul dan ikatan, sekaligus koordinasi antarpeserta dalam satu regu. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Hamdani, M.Pd., mengatakan lomba pioneering merupakan salah satu bentuk pembelajaran langsung yang menguji kemampuan peserta untuk bekerja bersama dalam menyelesaikan sebuah tugas.

“Pioneering tidak bisa diselesaikan hanya oleh satu orang. Di sini anak-anak belajar bagaimana membagi peran, berkomunikasi, dan menyatukan kemampuan masing-masing untuk menghasilkan satu konstruksi yang utuh,” ujar Hamdani.

Menurutnya, keterampilan pioneering memiliki nilai yang relevan dengan proses pembentukan karakter peserta didik. Ketelitian dan keterampilan teknis memang diperlukan, namun tanpa kekompakan dan komunikasi yang baik, sebuah regu akan sulit menyelesaikan tantangan secara maksimal.

“Dalam sebuah regu, setiap orang memiliki perannya, ada yang menyiapkan, mengikat, mengatur konstruksi, dan memastikan semuanya berjalan sesuai rencana. Dari sini mereka belajar bahwa hasil yang baik lahir dari kerja sama,” katanya.

Hamdani berharap perlombaan tersebut tidak hanya dipandang sebagai ajang untuk menentukan pemenang. Lebih dari itu, setiap proses yang dilalui peserta diharapkan dapat menjadi pengalaman pembelajaran selama mengikuti KPMD.

“Menang tentu menjadi harapan setiap peserta, tetapi yang lebih penting adalah pengalaman yang mereka dapatkan. Mereka belajar menghadapi tantangan, menyelesaikan persoalan bersama, dan bertanggung jawab terhadap tugasnya, nilai-nilai inilah yang ingin kita bawa pulang dari KPMD,” ucapnya menambahkan.

Lomba pioneering menjadi salah satu cabang yang menguji keterampilan dasar kepramukaan peserta dalam KPMD Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026. Dengan melibatkan seluruh 75 pangkalan madrasah, perlombaan ini mempertemukan semangat kompetisi dengan nilai kerja sama yang menjadi bagian penting dalam pendidikan kepramukaan.

Melalui setiap simpul dan ikatan yang dirangkai, para Pramuka Madrasah tidak hanya membangun sebuah konstruksi. Tetapi juga membangun koordinasi, kepercayaan, dan kekompakan dalam sebuah tim.

  • Sumber: Laman Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....