Baru Masuk, Mahasiswa Unib Langsung Gelar Demonstrasi

  • 05 Agt 2026 10:56 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Ribuan mahasiswa baru Universitas Bengkulu (Unib) memadati halaman Gedung Rektorat pada Selasa, 4 Agustus 2026, dengan membawa poster, spanduk, dan meneriakkan yel-yel layaknya aksi demonstrasi. Pemandangan tersebut sempat menarik perhatian karena para peserta baru saja resmi memasuki dunia perkuliahan melalui Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026.

Aksi massa itu diawali dengan long march dari Gedung Serba Guna (GSG) menuju Gedung Rektorat sejauh sekitar satu kilometer. Ribuan mahasiswa berjalan tertib sambil menyuarakan berbagai aspirasi tentang isu sosial, lingkungan, dan kemanusiaan.

Setibanya di depan Gedung Rektorat, mahasiswa berkumpul di bawah komando Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa (BEM KBM) Unib. Orasi dan yel-yel bergema dari atas mobil komando sehingga suasana menyerupai demonstrasi yang sesungguhnya.

Di tengah jalannya aksi, mahasiswa menyampaikan berbagai tuntutan yang menyoroti pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penolakan terhadap penyimpangan sosial, serta pelestarian lingkungan. Berbagai poster yang dibawa peserta juga mengajak masyarakat menjaga hutan dan membangun budaya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Namun, aksi tersebut bukanlah demonstrasi yang dipicu oleh persoalan kampus ataupun kebijakan tertentu. Kegiatan itu merupakan simulasi yang menjadi bagian dari rangkaian penutupan PKKMB Universitas Bengkulu Tahun 2026.

Simulasi ini dirancang sebagai sarana pembelajaran agar mahasiswa baru memahami budaya demokrasi kampus serta cara menyampaikan aspirasi secara santun, kritis, dan bertanggung jawab. Kegiatan tersebut juga bertujuan menanamkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan, pengontrol sosial, dan calon pemimpin bangsa.

Setelah penyampaian orasi selesai, Presiden BEM KBM Universitas Bengkulu bersama Wakil Presiden Mahasiswa menyerahkan naskah tuntutan hasil simulasi kepada Rektor Unib, Prof. Dr. Indra Cahyadinata. Penyerahan dilakukan secara simbolis sebagai bentuk penghargaan terhadap kebebasan berpendapat di lingkungan perguruan tinggi.

Rektor kemudian menutup secara resmi rangkaian PKKMB 2026 dan mengapresiasi seluruh mahasiswa baru yang telah mengikuti kegiatan dengan tertib dan antusias. Ia berharap para mahasiswa mampu menjadi insan akademik yang unggul, berintegritas, inovatif, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rangkaian penutupan diakhiri dengan pengumuman Putra dan Putri PKKMB-AKSARA ULU 2026 serta aksi membersihkan sampah di sekitar Gedung Rektorat. Melalui kegiatan tersebut, sebanyak 4.875 mahasiswa baru Unib resmi memasuki kehidupan akademik dengan bekal nilai demokrasi, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....