Mahasiswa Baru Unib Disambut dengan Festival AKSARA ULU

  • 02 Agt 2026 08:32 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Sebanyak 4.875 mahasiswa baru Universitas Bengkulu (Unib) resmi disambut melalui Festival AKSARA ULU 2026 yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Unib, Sabtu, 1 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian Program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bengkulu Tahun 2026.

Festival AKSARA ULU merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh BEM Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Unib bekerja sama dengan Bagian Kemahasiswaan Rektorat Unib. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kehidupan kampus, budaya akademik, serta organisasi kemahasiswaan kepada mahasiswa baru.

Rektor Universitas Bengkulu, Prof. Dr. Indra Cahyadinata, membuka kegiatan secara resmi melalui pemukulan dol sebagai tanda dimulainya festival. Pembukaan tersebut turut disaksikan oleh Wakil Rektor III, pimpinan fakultas, dosen pendamping, panitia, dan ribuan mahasiswa baru.

Koordinator PKKMB Unib 2026, Dr. Yar Johan, mengatakan mahasiswa baru dibagi ke dalam 28 gugus yang beranggotakan peserta dari berbagai fakultas dan program studi. Menurutnya, pengelompokan tersebut bertujuan membangun jejaring akademik dan mempererat hubungan antarmahasiswa sejak awal memasuki dunia perkuliahan.

Ketua Panitia Festival AKSARA ULU 2026, Ahmad Soni Adi Pratama, menyebutkan kegiatan tahun ini diikuti oleh 4.875 mahasiswa baru dari delapan fakultas di Universitas Bengkulu. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas, sponsor, dan seluruh panitia yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.

Festival AKSARA ULU 2026 menghadirkan maskot Nauta, seekor gurita raksasa yang menjadi ikon penyambutan mahasiswa baru. Selain itu, seluruh sivitas akademika melaksanakan Deklarasi PKKMB Sehat dan Inklusif sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan kampus yang aman dan nyaman.

Deklarasi tersebut ditandai dengan penandatanganan spanduk komitmen oleh pimpinan universitas, panitia, organisasi kemahasiswaan, dan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT). Komitmen itu mencakup pencegahan perpeloncoan, penyalahgunaan narkoba, pelecehan seksual, kekerasan, serta berbagai tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai akademik.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unib, Prof. Agustin Zarkani, mengajak mahasiswa baru untuk aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan selama menempuh pendidikan. Menurutnya, organisasi menjadi sarana penting dalam membentuk kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, dan manajemen.

Dalam sambutannya, Rektor Prof. Indra Cahyadinata menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) merupakan wadah untuk mengembangkan minat, bakat, serta karakter mahasiswa. Ia juga mengingatkan agar seluruh organisasi menjadi ruang yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk perundungan maupun kekerasan.

Festival AKSARA ULU 2026 ditutup dengan parade dan perkenalan berbagai organisasi kemahasiswaan, mulai dari MPM, DPM, BEM KBM, hingga puluhan UKM di lingkungan Universitas Bengkulu. Melalui kegiatan ini, Universitas Bengkulu menegaskan komitmennya membangun budaya akademik yang inklusif, kolaboratif, berkarakter, dan berorientasi pada prestasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....