841 Kasus HIV Tercatat di Bengkulu, Layanan Pemeriksaan dan Pengobatan Diperluas

  • 26 Agt 2026 21:46 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu mencatat sebanyak 841 kasus HIV di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu. Dari jumlah tersebut, 149 orang dilaporkan telah meninggal dunia, sementara 669 orang lainnya telah mengetahui status HIV dan menjalani pengobatan menggunakan terapi antiretroviral (ARV).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Edriwan Mansyur, mengatakan layanan pemeriksaan dan pengobatan HIV kini tidak lagi terpusat di Rumah Sakit M. Yunus. Layanan tersebut telah diperluas ke sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit jiwa, rumah sakit swasta, dan puskesmas yang memiliki layanan PDP atau Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan bagi orang dengan HIV.

Perluasan layanan dilakukan untuk memudahkan masyarakat mengakses pemeriksaan serta mengetahui status HIV sejak dini. Dengan akses layanan yang lebih luas, masyarakat yang terdiagnosis HIV juga dapat segera memperoleh pengobatan dan menjalani terapi secara berkelanjutan.

Edriwan mengatakan kasus HIV di Provinsi Bengkulu pada 2026 mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Salah satu faktor yang menjadi perhatian dalam peningkatan tersebut adalah perilaku seksual berisiko yang dapat meningkatkan potensi penularan HIV.

Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu terus mendorong upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat mengenai perilaku hidup sehat dan cara mencegah penularan HIV. Edukasi juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar melakukan pemeriksaan HIV, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko.

Masyarakat diimbau tidak takut melakukan tes HIV karena pemeriksaan menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini. Semakin cepat status HIV diketahui, semakin cepat pula pengobatan dapat diberikan sehingga kondisi kesehatan dapat dipantau dan risiko penularan dapat ditekan.

Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu berharap perluasan layanan pemeriksaan dan pengobatan dapat meningkatkan cakupan deteksi serta pengobatan HIV di seluruh daerah. Upaya tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan edukasi dan pencegahan agar penularan HIV dapat ditekan serta kualitas hidup orang dengan HIV tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....