Perketat Pembinaan, Koni Bengkulu Awasi Atlet Bengkulu
- 26 Agt 2026 12:11 WIB
- Bengkulu
Bengkulu- Pasca Launcing Atlet Binaan Cabor , jelang Bengkulu Emas 2028, Koni Provinsi Bengkulu mulai terfokus melakukan pembinaan atlet salah satunya menuntut sejumlah cabang olahraga berbagai hal baik komitmen kedisiplinan dan program latihan dengan komitmen pembinaan berskala jangka panjang . Salah satunya memonitoring dan evaluasi secara menyeluruh terhadap sejumlah atlet.
Tiga tangkai cabang olahraga ditandangi oleh tim Monev Koni Provinsi Bengkulu yang dikomandoi Ketua Harian Dali Sukma didampingi Sekretaris Umum Hengky ,diantaranya cabang olahraga Tinju dengan Venue latihan Betungan, Kempo di Sport Center Pantai Panjang dan Anggar di Sport Futsal Tanah Patah.
Ketua Harian Koni Provinsi Bengkulu Dali Sukma menyampaikan , dari hasil Tim Monev terdapat temuan yang perlu diperbaiki oleh cabor binaan diantaranya kedisiplinan atlet ,serta program kerja binaan yang disasar untuk atlet. Hal demikian menjadi fokus utama dan jika tidak dibenahi akan dipastikan atlet akan terdegradasi dengan sendirinya.
Menurut Dali, Koni berkomitmen penuh fokus dalam mendulang prestasi meskipun dengan tantangan minimnya anggaran yang ada di tubuh koni sendiri karena terjadi efisiensi anggaran. Dali berharap atlet binaan bisa mencapai target yang diharapkan Koni dari segala sisi dengan memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan.
Kepengurusan baru KONI Bengkulu tengah mendorong pembenahan sistem pembinaan atlet secara menyeluruh. Pembinaan jangka panjang disiapkan agar persiapan tidak hanya berorientasi pada kejuaraan tertentu, tetapi diarahkan pada peningkatan prestasi secara berkelanjutan. Menurut Dali, Bengkulu memiliki banyak atlet potensial yang selama ini belum sepenuhnya mendapatkan pola pembinaan yang terprogram dan konsisten.
“Bengkulu tidak kekurangan atlet bagus, tapi selama ini kurang bahkan tidak sama sekali mendapatkan pembinaan yang benar-benar terprogram,” tegas Dali.
Ia mengatakan, monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan atlet yang telah masuk dalam Program Pembinaan Atlet. KONI juga memantau program latihan yang dijalankan pelatih serta kebutuhan yang harus segera disiapkan selama masa pembinaan.
Dali menjelaskan, atlet dan pelatih dalam program tersebut menjalani pembinaan serta latihan secara rutin setiap hari. Perkembangan atlet terus dievaluasi agar KONI dapat menentukan langkah dan program yang diperlukan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi PON.
“KONI terus memantau sejauh mana perkembangan atlet dan program-program apa saja yang harus segera disiapkan agar atlet tersebut benar-benar siap menghadapi PON,” ujarnya.
Dali menegaskan, atlet yang masuk dalam program pembinaan tidak dipilih secara sembarangan. KONI melakukan penelusuran berdasarkan rekam jejak, pengalaman bertanding, jam terbang, riwayat keikutsertaan dalam kejuaraan, hingga prestasi yang telah diraih.
Sementara Bripda Yoza Efdliawan cabang olahraga Anggar mengapresiasi langkah koni yang telah memberikan fasilitas secara kontinue untuk para atlet. Ia mengakui, hal ini baru perdana yang dirasakan olehnya sehingga menjadi suport tersendiri bagi dirinya untuk memberikan kepercayaan kepada koni dalam bentuk kedisiplinan berlatih serta Ikut dalam program latihan yang diberikan pelatih.
Sementara Pelatih Kempo Herman mengatakan, atlet kempo hanya Satu yang menjadi andalan prioritas menuju Bengkulu Emas. Meskipun demikian, pihaknya terus berupaya mempertahankan prestasi yang sudah pernah ditorehkan atlet ,apalagi menuju Bengkulu Emas menjadi tantangan tersendiri bagi Pengprov Kempo dalam hal program pembinaan secara terukur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....